Dewan Berharap SOPD Mampu Menggali Potensi Untuk Tingkatkan PAD

Foto : Ketua Komisi I DPRD Barsel, Jarliansyah.

Beritakalteng.com, BUNTOK – Ketua Komisi I DPRD Kabupaten Barito Selatan, Jarliansyah meminta kepada semua Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) di lingkup pemerintah kabupaten (Pemkab) setempat, agar menggali lebih banyak potensi guna mengoptimalkan dalam pencapaian Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada 2022 ini.

“Karena, apabila target PAD yang sudah ditentukan itu tidak tercapai, maka akan berdampak pada sektor belanja daerah yang lain,” katanya, di Buntok, Kamis (30/6/2022).

Untuk itu, dia menyarankan kepada pemkab agar bisa memaksimalkan kerja dengan melakukan ekstentifikasi dan intensifikasi potensi sumber pendapatan.

“Kita menyarankan agar eksekutif terus menyesuaikan target pendapatan yang ditentukan melalui semua potensi yang dimiliki oleh daerah,” saran politisi PDI Perjuangan ini.

Selanjutnya, Jali juga mengharapkan Pemkab terus memastikan potensi pendapatan tersebut, dapat benar-benar berkontribusi sesuai target.

“Hal itu dilakukan agar target dapat tercapai 100 persen, dan kapan perlu melampaui target yang telah ditentukan,” tukasnya.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Barsel, Akhmad Akmal Husein mengatakan, untuk realisasi PAD Barsel sendiri terhitung pada sampai dengan bulan Mei 2022 telah mencapai sebesar 38,43 persen dari target, yaitu senilai Rp37,6 miliar.

“Realisasi PAD sampai dengan akhir Mei 2022, sekitar Rp37,686 miliar lebih atau 38,43 persen dari target sebesar Rp98,065 miliar lebih,” katanya.

PAD tersebut berasal dari beberapa sumber, yakni dari hasil pajak daerah, dari hasil retribusi daerah, pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan dan lain-lain PAD yang sah.

Untuk pendapatan dari sektor Pajak Daerah, realisasi hingga Mei 2022 adalah Rp4,527 miliar lebih atau 14,88 persen dari target sebesar Rp30,430 miliar lebih.

Sedangkan pendapatan dari sektor retribusi daerah, mencapai Rp1,834 miliar lebih atau 25,71 persen dari target Rp7,133 miliar lebih.

Kemudian hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan terealisasi sebesar Rp12,460 miliar lebih atau 122,05 persen dari target Rp10,209 miliar lebih.

“Untuk pendapatan lain-lain PAD yang Sah sebesar Rp18,563 miliar lebih atau 37,51 persen, sehingga total keseluruhan penerimaan PAD Barito Selatan hingga Mei 2022 tercapai sebesar Rp37,6 miliar atau 38,43 persen,” jelasnya.

Dijelaskan Akmal, pencapaian realisasi PAD hingga Mei 2022 ini mengalami peningkatan jika dibandingkan pada periode yang sama tahun sebelumnya (year on year).

Dengan begitu, dia mengaku optimistis, sampai dengan akhir tahun 2022 ini, jajaran pemerintah daerah akan mampu dalam merealisasikan PAD sesuai target yang telah ditentukan tersebut.

Oleh sebab itulah, SOPD di wilayah setempat diharapkan dapat melakukan inovasi dan terobosan-terobosan guna mencapai target PAD yang ditentukan tahun 2022 ini dapat tercapai, bahkan bisa dilampaui.

“Kami juga berharap, dukungan dari semua pihak supaya taat dalam membayar pajak dan retribusi yang menjadi sumber pendapatan asli daerah ini,” pesan Akmal mengakhiri.(Sebastian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: