Pastikan Kebijakan PTM Terbatas Patuhi Prokes

FOTO : Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur, Suparmadi.

BERITAKALTENG.com – SAMPIT – Pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas di Kotawaringin Timur mulai dilaksanakan setelah sebelum diterapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) selama 17 bulan.

Meski PTM terbatas dilaksanakan hanya satu minggu sejak 30 Agustus hingga 6 September 2022 mendatang, Dinas Pendidikan (Disdik) memastikan sekolah yang melaksanakan PTM sudah sesuai dengan penerapan Protokol Kesehatan (Prokes) pecegahan Covid-19.

“Karena kita masih di tengah pandemi Covid-19, maka perlu ada beberapa persyaratan yang harus dipenuhi sekolah sebelum melaksanakan PTM dan hari ini sudah ada beberapa sekolah yang PTM,” kata Kepala Bidang Pembinaan Sekolah Dasar (SD) Disdik Kotim Muhammad Yamin, Senin 30 Agustus 2021.

Sementara untuk jumlah sekolah yang sudah melaksanakan PTM terbatas, dirinya mengaku masih menunggu laporan dari Koordinator Wilayah (Korwil) kecamatan.

“Tadi pagi kami sudah memantau sejumlah sekolah yang melaksanakan PTM terbatas khususnya di Kota Sampit, salah satunya SDN 2 Baamang Tengah,” sebutnya.

Menurutnya, kegiatan PTM terbatas di SDN 2 Baamang Tengah sudah berjalan sesuai Prokes, baik itu pelajar yang menggunakan masker maupun tempat duduk yang sudah diberi jarak sesuai standar Prokes.

“Kami harap para guru dan siswa tetap mematuhi Prokes di sekolah hingga hari terakhir dilaksanakan PTM terbatas nantinya, agar selama PTM terbatas tidak ada peningkatan kasus Covid-19 khususnya di dunia pendidikan sehingga PTM terbatas bisa terus dilanjutkan,” tandasnya. (arl/aga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: