Di Kotim, 76 persen Guru TK/PAUD Masih Berstatus GTY

FOTO : Kepala Bidang PAUD dan Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawaringin Timur, Lusi Dian Andayani. 

BERITAKALTENG.com – SAMPIT – Kepala Bidang dan Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan Kabupaten Kotawringin Timur, Lusi Dian Andayani menuturkan bahwa mayoritas tenaga pendidik TK/PAUD di daerahnya berstatus guru tetap yayasan (GTY).

“Tenaga pendidik atau guru diketahui ada bermacam-macam, tidak hanya yang berstatus ASN, namun ada juga berstatus honor, tenaga kontrak maupun guru tetap yayasan,” sebutnya, Sabtu (5/6/2021).

Tenaga pendidik pada TK/PAUD di Kotawaringin Timur sendiri didominasi berstatus GTY atau sebanyak 76 persen dari total guru TK/PAUD yang ada.

“Sedangkan untuk guru yang berstatus PNS hanya 4 persen atau sekitar 45 orang, guru kontrak juga 4 persen atau 37 orang serta guru honor 14 persen atau 105 orang,” ujarnya.

Adapun total seluruh guru TK/PAUD di Kotawaringin Timur sebanyak 745 orang, dimana untuk guru kontrak TK/PAUD tahun 2021 ini bertambah 39 orang dan 6 orang guru non formal.

Berdasarkan ketentuan dan kewenangannya, GTY merupakan guru tetap yang mengabdi pada sekolah swasta. Pemberian honor dan gaji sepenuhnya menjadi tanggung jawab sekolah yang bersangkutan.

“Tapi bagi yang sudah bersertifikat pendidik sudah mendapatkan tambahan kesejahteraan dari pemerintah melalui Tunjangan Sertifikasi Guru (TPG). Beberapa diantaranya juga mendapatkan tunjangan fungsional bagi yang sudah memiliki NUPTK dan Inpassing,” katanya.

Untuk diketahui bahwa kini jumlah GTY di seluruh Indonesia yang masuk dalam binaan Kemendikbud RI sebanyak 504.155 orang guru.  Terkait insentif, pada sebagian daerah guru swasta atau GTY sudah dianggarkan oleh pemerintah kabupaten/kota  melalui APBD. Sekalipun jumlahnya masih tergolong minim, tapi pada umumnya GTY tidak dapat diangkat menjadi ASN, kecuali guru tersebut melamar lewat jalur umum.

Sedangkan guru PNS adalah guru Pegawai Negeri Sipil yang dijamin oleh Pemerintah. Guru ini dibagi menjadi PNS, PNS Depag (Departemen Agama/Kementerian Agama) dan PNS DPK (PNS Dinas yang dipekerjakan pada sekolah swasta).

Berdasarkan data Kemendikbud pada BPSDMPK, jumlah guru PNS di seluruh Indonesia mencapai 1.330.512 guru. Terdiri dari Guru PNS (1.297.670 orang), PNS Depag (6.819 orang) dan PNS DPK (26.023 orang). Guru PNS saat ini adalah kategori guru yang cukup sejahtera dengan segala tunjangan dan jaminan hidup yang mereka dapatkan dibandingkan dengan yang lain. (arl/aga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: