Bersumber Dari DD, Masyarakat Pinang Tunggal Bangun Jalan

Foto : Masyarakat Desa Pinang Tunggal sibuk mengerjakan pembangunan jalan diwilayah desa setempat dengan sistem program padat karya, Sabtu (5/6/2021).

Beritakalteng.com, Tamiang Layang – Bersumber dari anggaran dana desa (DD) tahun 2021 melalui program padat karya tunai (PKT). Pemerintah Desa Pinang Tunggal, Kecamatan Pematang Karau, Kabupaten Barito Timur, memberdayakan masyarakat setempat untuk membangun infrastruktur jalan cor beton.

Kepala Desa Pinang Tunggal, Karya menyampaikan bahwa dalam pelaksanaan pembangunan infrastruktur jalan cor beton pada tahap satu, pihaknya melibatkan masyarakat setempat, dengan tujuan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya.

“Selain itu juga, pembangunan infrastruktur dana desa juga harus digunakan untuk meningkatkan pengembangan ekonomi masyarakat sekitar. Jadi, masyarakat bukan hanya sekedar penonton. Tapi, lanjut dia, mereka terlibat langsung dalam pelaksanaan pembangunannya,” ucap Karya, Sabtu (5/6/2021).

Lanjut, disampaikan Karya, pada tahap pertama ini pihaknya telah menyelesaikan pembangunan jalan cor beton gang swarga di RT 01 sepanjang 115 meter, untuk lebar 2 meter. Adapun biaya anggaran kurang lebih Rp. 107 juta.

Selanjutnya, Karya menambahkan, melalui PKT atau melibatkan warga sekitar, tentu itu menciptakan tambahan pendapatan bagi tenaga kerja lokal.

“Melalui program ini masyarakat memiliki rasa tanggungjawab pembangunan di sekitar mereka. Jadi, saya yakin kualitas yang mereka bangun menjadi berkualitas,” ujarnya menambahkan.

Dikatakannya, pembangunan jalan cor beton gang swarga tersebut selesainya hanya empat hari saja, maklum warga yang kita libatkan berjumlah 70 orang,” kata dia.

Kalau untuk upah dari pembangunan tersebut bervariasi. Ada yang 100 ribu per hari dan 175 ribu per hari.

“Sedangkan kepala kerja upahnya 175 ribu per hari, untuk tukang biasa 100 ribu rupiah jadi ada perbedaan,” jelasnya.

Menurut Karya, pembangunan jalan gang tersebut sebenarnya adalah pembangunan yang tertunda pada tahun lalu, dan baru bisa dikerjakan tahun ini.

“Jalan tersebut sebenarnya untuk tahun lalu, namun karena dananya terpakai untuk BLT DD maka baru tahun ini bisa kita kerjakan,” paparannya.

Selanjutnya, selain membangun jalan gang, tahun 2021 ini dana desa juga akan digunakan untuk membangun gedung polindes dan jalan usaha tani.

“Jalan gang sudah selesai pada tahap satu. Nanti pada tahap dua dan tiga menunggu dana desa kita gunakan untuk bangun gedung polindes dan jalan usaha tani,” pungkasnya.(ag)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: