Dewan Kalteng Dorong Peningkatan Fasilitas Pelabuhan Bahaur

FOTO : Ketua DPRD Provinsi Kalteng, Wiyatno

Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Tengah mendorong agar pemerintah daerah untuk terus meningkatkan fasilitas Pelabuhan Laut Bahaur yang terdapat di Kecamatan Kahayan Kuala, Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis).

Hal ini merupakan salah satu bentuk dukungan kalangan legislatif terhadap program Food Estate dari pemerintah pusat di Kalteng.

Seperti yang dikatakan, Ketua DPRD Kalteng Wiyatno bahwa dalam kegiatan reses masa, tim reses DPRD Kalteng daerah Pemilihan (Dapil) V langsung meninjau keberadaan pelabuhan tersebut.

“Hal itu dilakukan sebagai salah satu langkah persiapan menghadapi dan mendukung Program Food Estate yang akan dilaksanakan di Kabupaten Pulang Pisau dan Kapuas,” kata Wiyatno, rabu (26/8/2020).

Pelabuhan Laut Bahaur salah   salah satu penunjang Program Food Estate, sehingga pemerintah diharapkan dapat segera melakukan pembenahan dan peningkatan fasilitas.

“pada akhirnya diharapkan menjadi tempat bongkar muat barang. Apakah alat dan mesin pertanian (alsintan), pupuk, obat-obatan dan lain-lain selain mobilitas penumpang dan barang,” ujar Wiyatno

Terlebih jelasnya menambahkan, kegiatan food estate merupakan kegiatan lintas sektor. Sebab itu, pihak Pemerintah dan pihak-pihak terkait bisa melakukan upaya strategis dalam pembenahan pelabuhan itu guna peningkatan kapasitas penumpang dan angkutan.

“saya juga mengharapkan Bupati Pulang Pisau agar lebih aktif melakukan upaya pendekatan dengan Kemenhub untuk mewujudkan hal itu. Karena saya juga menginginkan, ke depan Pulpis bisa menjadi pusat niaga,” ujar Politisi dari PDI Perjuangan ini.

Dengan keberadaan Pelabuhan Laut Bahaur akan menjadi salah satu pintu gerbang perekonomian di Kalteng, sehingga Kabupaten setempat dan sekitarnya tidak lagi ketergantungan pada pelabuhan laut provinsi lain.

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) V, meliputi Kapuas dan Pulpis ini juga mengharapkan, Gubernur Kalteng bersama bupati agar sering melakukan koordinasi dalam rangka meningkatkan kapasitas dan pembenahan pelabuhan itu. Karena pelabuhan tersebut bisa melayani 8 kabupaten/kota di Kalteng.

“Selain perlu pembenahan dermaga juga perlu adanya armada kapal feri yang memadai. Karena ke depan aktivitas di kawasan itu akan semakin meningkat seiring berjalannya kegiatan food estate,” jelasnya lebih dalam.

Sekedar diketahui pula, Pelabuhan Laut Bahaur memiliki dermaga sandar dengan panjang 85 meter, lebar 20 meter, kapasitas penumpang 350 sampai 500 orang. Sedangkan kapasitas untuk kendaraan campuran 40 sampai 50 unit.

“untuk akses infrastruktur menuju pelabuhan, tidak ada masalah karena sudah beraspal dan hanya ada beberapa titik yang perlu peningkatan dan perawatan. Untuk itu, dia juga mengharapkan Kemenhub melakukan pembenahan Dermaga Feri Mintin-Anjir Sampit dan Pangkoh Hulu,” tutupnya.(A2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: