Dewan Provinsi Dorong Penyaluran Pupuk Bersubsidi Tetap Diperhatikan

FOTO : Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Hj. Maryani Sabran.

Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA –  Anggota Komisi II DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng) Hj. Maryani Sabran mengharapkan, agar bantuan pupuk atau pupuk bersubsidi bagi petani, untuk tetap diperhatikan oleh dinas terkait.

Dikatakan Srikandi PDI-P Kalteng ini, hal ini maksudnya ialah untuk para petani lokal, agar bisa tetap produktif di tengah adanya pandemi Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Tujuan lainnya, yakni guna menjaga ketahanan pangan di wilayah Kalimantan Tengah, terutama pada sektor pertanian, harus tetap digiatkan.

“Saya berharap, agar penyaluran pupuk ataupun pupuk bersubsidi, agar dapat tetap diperhatikan oleh pihak terkait. Mengingat, pupuk menjadi salah satu komponen penting, dalam rangka mendorong produktivitas pertanian di Kalimantan Tengah,” Ucap Wakil Rakyat dapil Kalteng III meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat, Lamandau dan Sukamara ini, usai menghadiri Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kalteng, Senin (15/6/2020).

Lebih lanjut, Hj. Maryani kembali menuturkan bahwa sektor pertanian harus terus di perkuat, dalam rangka menjaga ketahanan pangan di wilayah Kalteng.

“Pupuk murah ataupun pupuk bersubsidi harus sampai kepada petani sawah atau ladang. Karena, petani sangat membutuhkan pupuk untuk membantu menyuburkan tanaman,” Ujarnya.

Anggota dewan membidangi sumber daya alam (SDA) ini berharap, pengawasan penyaluran pupuk murah atau bersubsidi harus terus dilakukan, jangan sampai terjadi penyimpangan.

“Saya juga berharap, agar itu bisa benar-benar tepat sasaran. Jangan sampai ada permainan atau penyimpangan dalam penyaluran pupuk,” Ingatnya.

Selain itu, Hj. Maryani juga mendukung upaya pemerintah provinsi Kalteng untuk meningkatkan produksi Padi di wilayah Kalimantan Tengah. Dimana hal itu di wujutkan dalam kegiatan penanaman Padi salah satunya di wilayah Kabupaten Pulang Pisau dan sekitarnya.(YS/a2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: