Pandemi Covid-19, Bupati Sarankan Penundaan Pilkada Sampai Tahun 2021

FOTO : Bupati Kotim, Supian Hadi

Beritakalteng.com, SAMPIT – Pemerintah Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) berkeinginan agar pemilihan kepala daerah (pilkada) serentak yang dijadwalkan September 2020 ditunda sampai tahun 2021. Hal itu bersarkan saran yang disampaikan Bupati Kotim, Supian Hadi dengan alasan situasi saat ini tidak memungkinkan melaksanakan Pilkada ditengah wabah Covid-19.

“Saya menyarankan kepada pemerintah pusat dalam hal ini KPU lebih baik pilkada ditunda minimal sampai tahun 2021,” terang Supian Hadi, Minggu (3/5/2020).

Bupati dua periode itu mengatakan, saat ini wabah Covid-19 membawa dampak yang luar biasa luas. Saat ini konsentrasi pemerintah daerah Kotim lebih fokus pada penanganan Covid-19. “Minimal pilkada diundur September 2021 mendatang,” ucapnya.

Pria yang akrab dipanggil SHD mengungkapkan, kalaupun pilkada digelar pada September 2020 mendatang, maka dia khawatir hasilnya tidak maksimal. Namun apabila pilkada ditunda, maka dana yang telah disiapkan untuk pesta demokrasi bisa digunakan untuk penanganan Covid-19.

“Saat ini keuangan daerah terus berkurang untuk penanganan wabah Covid-19,” tegas Supian.

Supian Hadi menyakini, kondisi saat ini tidak hanya dirasakan daerah Kotim saja, tapi juga terjadi di semua daerah. Meskipun wabah ini berakhir diperkirakan pada Agustus mendatang. namun belum bisa memprediksi perlu waktu untuk pemulihan psikologis masyarakat akibat dampak wabah Covid-19.

“Kalau saya sarankan lebih baik Pilkada ditunda atau kapan perlu sampai tahun 2022 itu lebih baik,” pungkasnya.(dro/a2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: