Rektor UPR Gelar Kuliah Sistem Daring Bersama Mahasiswa

Foto : Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Dr Andrie Elia SE MSi ketika melakukan kuliah daring dengan mahasiswa

Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA- Hingga saat ini, Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Dr Andrie Elia SE MSi, terus melakukan berbagai pekerjaan dari rumah jabatan atau Work For Home (WFH). Dimana salah satunya ialah melaksanakan kuliah daring (dalam jaringan, secara online, red) bersama dengan mahasiswa.

Pada kuliah daring tersebut, Dr Andrie Elia berkesempatan mendengarkan berbagai keluhan para mahasiswanya, dimana salah satunya berkenaan penerapan kuliah daring, yang dinilai  membebankan mahasiswa, karena harus mengeluarkan kocek ekstra, untuk membeli kuota internet.

Menanggapi hal tersebut, Dr Andrie menyampaikan akan membawa keluhan tersebut, dalam rapat senat UPR. Dan meminta perwakilan BEM UPR, untuk hadir rapat tersebut. Sehingga, apa yang menjadi keluhan mahasiswa dapat disampaikan langsung, serta mendapat tanggapan dari pihak UPR.

Sementara berkenaan persoalan lainnya, ialah terkait Uang Kuliah Tunggal (UKT), yang juga menjadi keluhan mahasiswa. “Menyoal UKT, perlu anak-anakku sekalian ketahui bahwa UPR ini masih bersifat Satuan Kerja (Satker), bukan BLU atau lainnya. Di mana dalam melaksanakan pengelolaan keuangan, semua diatur sesuai Peraturan Perundang-Undangan,” Ucapnya, Senin (06/04) tadi pagi.

Selain itu, semua UKT yang mahasiswa bayarkan, tidak masuk ke dalam kas UPR. Melainkan semua itu, masuk ke dalam kas negara, dan akan dikembalikan ke UPR dalam bentuk program dan kegiatan.

“Jadi, semua keluhan anak-anakku sekalian, akan saya perjuangkan. Tapi, tolong bantu saya juga sebagai Rektor, beri masukan, bantu saya mencari solusi atas semua persoalan yang ada,” tegasnya.

Di akhir perkuliahan, Dr Andrie Elia juga mengajak seraya berpesan, kepada seluruh mahasiswa dan semua pegawai di UPR, untuk bersama-sama berjuang memutus mata rantai penyebaran Covid-19. Sehingga kampus UPR, dapat terbebas dari pandemi yang sekarang sedang terjadi.(YS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: