Tanggap Darurat Covid-19, UPR Bentuk Tim dan Buat Hand Sanitizer

Foto : Tim Tanggap Darurat Covid-19 UPR, sedang melakukan uji coba penelitian pembuatan hand sanitizer.

Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA- Kesiapsiagaan penanganan tanggap darurat Corona Virus Disease (Covid-19), tampaknya tidak hanya dilakukan oleh jajaran pemerintah daerah saja, melainkan hal tersebut juga di lakukan oleh kalangan civitas akademika Universitas Palangka Raya (UPR), yang ternyata sebelumya juga sudah membentuk Tim Tanggap Darurat Covid-19 di lingkungan UPR.

Tim Tanggap Darurat Covid-19 UPR ini terbentuk berdasarkan Surat Keputusan (SK) Rektor UPR Nomor 120/UN24/KU/2020, yang ditandatangani Rektor UPR pada tanggal 17 Maret 2020 kemarin. Dipercaya sebagai Ketua Tim Tanggap Darurat Covid-19 adalah Dr dr Syamsul Arifin yang saat ini menjabat sebagai Dekan Fakultas Kedokteran (FK) UPR, Wakil Ketua Tim dr Francisca DA MSc, sedangkan posisi Sekretaris diserahkan kepada Hagarson SE MSi.

Kepada awak media, Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi menyampaikan bahwa Tim Tanggap Darurat Covid-19 UPR ini, sebagai bentuk antisipasi terhadap kasus corona yang akhir-akhir ini telah merebak di Indonesia, terlebih lagi pada hari Jumat 19 Maret 2020 kemarin, Pemprov Kalteng sudah menaikan status, dari Siaga Darurat menjadi Tanggap Darurat Covid-19.

“Tim Tanggap Darurat Covid-19 UPR, senantiasa memberikan laporan secara berkala dan bertanggungjawab kepada Rektor UPR, terkait langkah-langkah pencegahan dan antisipasi untuk menangkal masuknya Covid-19 di lingkungan kampus,” Ucap Rektor UPR, Sabtu (21/03).

Tidak hanya itu, Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Provinsi Kalteng ini mengingatkan kepada masyarakat Kalteng, agar tetap tenang dan jangan panik, meski saat ini ada dua orang pasien bestatus PDP, yang telah dinyatakan positif Covid-19.

Foto : hasil uji coba penelitian pembuatan hand sanitizer.

Saat ini, Lanjut Rektor UPR mengatakan bahwa Tim Tanggap Darurat Covid-19, telah melakukan berbagai upaya, dimana salah satunya melakukan penyemprotan disinfektan di rumah jabatan Rektor UPR, pada hari Sabtu 21 Maret 2020 tadi pagi, dan akan dilanjutkan kembali pada hari Senin 23 Maret 2020 besok, di sejumlah gedung yang ada di lingkungan kampus UPR ini.

Kata Dr Andrie Elia SE MSi, Tim Tanggap Darurat Covid-19 UPR, sedang melakukan pembuatan disinfektan, berbahan dasar larutan disinfektan 100 persen, yang dilakukan uji coba di laboratorium Biomedik basah FK UPR, yang juga mengikutsertakan mahasiswa kedokteran UPR.

Selain pembuatan disinfektan, berdasarkan perkembangan laporan yang disampaikan Tim Tanggap Darurat Covid-19 UPR, sambung Dr Andrie Elia SE MSi menerangkan bahwa saat ini pihaknya sedang melakukan uji coba penelitian pembuatan hand sanitizer.

“Saat ini, Tim Tanggap Darurat Covid-19 UPR, sedang melakukan pembuatan hand sanitizer dengan mengacu pada standarisasi WHO dan BPOM. Dan kabarnya, itu sudah selesai dan siap didistribusikan kepada civitas akademika UPR, pada hari Senin 23 Maret 2020 besok,” Pungkas Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi.(YS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: