
Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA – Kalangan DPRD Kalteng mendorong agar pemerintah daerah provinsi, kabupaten dan kota melalui satgas covid-19 agar kembali meningkatkan kesadaran masyarakat.
Seperti yang disampaikan oleh Sekretaris Komisi III membidangi kesehatan DPRD Kalteng Kuwu Senilawati bahwa kesadaran individu sebagian masyarakat akan pentingnya protokol kesehatan (Prokes) sudah kembali menurun, terbukti dengan masih banyak yang tidak pakai masker dan suka berkerumun.
“Dipasar, di warung makan banyak yang masih tidak pakai masker. Kalaupun ada masker tapi tidak di pasang dengan benar,” kata srikadi Partai Gerindra ini, Kamis (26/8/2021)
Menurutnya, sudah banyak pasar dan pedagang yang tidak lagi menyiapkan tempat cuci tangan dan sabun seperti dulu
Tidak hanya itu ucapnya menambahkan, pada awal-awal pandemic dan PPKM, masih banyak di jumpai tempat cuci tangan dengan sambun, namun sekarang hal itu sudah cukup langka ditemukan, khususnya pada lokasi kerab berkumpulnya orang banyak.
Atas hal tersebut dirinya mendorong agar peningkatan akan kesadaran individu masyarakat kembali di tingkatkan lagi, tentunya dengan melakukan pengawasan yang ketat dari tim satgas covid -19 khususnya di lokasi yang menjadi pusat kegiatan masyarakat utamanya lingkungan pasar, perkantoran dan kegiatan masyarakat lainya, seperti kawasan kuliner.
“Setiap lokasi pasar, tokoh dan rumah makan dulu selalu ada tempat cuci tangan dan sabun. Sekarang sudah banyak yang tidak menyiapkan lagi. Pedagang juga rata-rata tidak memakai masker, akibatnya bisa saja mereka yang orang tanpa gejala (OTG) menular kepada pembeli,” tutupnya.(a2)
Kuwu menyarankan agar masyarakat sama-sama saling mengingatkan atau menegur penjual yang tidak memakai masker demikian juga sebaliknya pedagang juga harus berani mengingatkan pembeli yang tidak pakai masker.
“Kalau pedagang tidak pakai masker, sebaiknya jangan mau membeli disitu, minta pakai masker dulu, baru beli. Sekarang harus berani bersikap, karena demi menjaga penularan. Pandemic covid-19 ini tidak main-main, tidak mengenal miskin, kaya, tua atau muda,”ucapnya.
Dirinya juga mendorong agar petugas atau satgas kembali memantau dan mengingatkan agar masyarakat tetap menerapkan prokes dengan ketat, karena pandemic ini belum berakhir.
“Sekarang masyarakat harus terbiasa dengan prokes. Jadikan kebersihan, pakai masker, rajin cuci tangan, menjaga jarak menjadi sebuah kebiasaan sehari-harinya,”katanya.
Ia sepakat agar semua elemen pemerintah dari tingkat level atas hingga tataran RT/RW dilibatkan dalam kampanye memutus mata rantai virus korona di Kalteng.
“Pemantauan penerapan prokes di lingkup RT dan RW juga harus digiatkan.
Karena memang sudah saatnya memberantas penyebaran Covid-19 juga harus dimulai dari tingkat paling bawah yakni lingkungan RT dan RW.
“Perda yang mengatur tentang sanksi denda atau kurungan badan harus segera ditindaklanjuti dengan Pergub. Minimal agar bisa memberi efek jera bagi yang tidak taat prokes khususnya di lingkup pasilitas umum atau ruang publik,”ujarnya.
Dirinya juga mengajar seluruh masyarakat dapat menyadari dan memahami kondisi yang ada.
“Masyarakat harus taat aturan dan himbauan pemerintah. Karena ini semua demi keselamatan masyarakat dan kita semua juga, dan agar kasus pandemic bisa semakin berkurang di wilayah ini,”pungkasnya.art
BeritaKalteng.Com Bersama Membangun Kalimantan Tengah