Abdul Hafid, Anggota Komisi IV DPRD Kalteng

Dorong Kolaborasi Lintas Sektor untuk Memperkuat Pencegahan Karhutla di Kalteng

Palangka Raya, Beritakalteng.com – Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Abdul Hafid, mengajak semua pihak memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) sejak dini, menyusul kebakaran yang meluas dan meningkatnya ancaman kabut asap di Kalimantan Tengah, Selasa (13/10/2026).

Abdul menilai, pencegahan karhutla perlu menjadi perhatian bersama, baik pemerintah daerah, petugas terkait, maupun masyarakat. Kerja sama seluruh pihak sangat penting untuk mengurangi risiko kebakaran yang dapat berdampak luas.

“Ada langkah pencegahan yang harus dilakukan secara berkelanjutan, terutama di wilayah yang rawan terjadi kebakaran. Kewaspadaan sejak dini diperlukan agar potensi munculnya titik api dapat segera diketahui dan ditangani,”tutur Abdul.

Ia menekankan, masyarakat memiliki peran penting dalam menjaga lingkungan agar terhindar dari kebakaran. Salah satunya dengan tidak melakukan pembakaran lahan secara sembarangan, terutama saat kondisi cuaca kering.

“Mendorong pemerintah dan instansi terkait untuk meningkatkan pemantauan di wilayah rawan karhutla. Dengan pemantauan yang lebih optimal, potensi kebakaran diharapkan dapat diketahui lebih cepat sehingga penanganan bisa segera dilakukan,”imbuhnya.

Selain pencegahan, kesiapan petugas di lapangan juga perlu diperhatikan. Dukungan koordinasi dan kerja sama antarpihak diperlukan agar penanganan kebakaran dapat berjalan lebih terarah dan efektif.

Ia menyampaikan, karhutla bukan hanya berdampak terhadap lingkungan, tetapi juga dapat mengganggu aktivitas masyarakat. Karena itu, pencegahan perlu diperkuat untuk mengurangi dampak yang mungkin ditimbulkan.

“Akan turut mengingatkan bahwa kabut asap akibat karhutla dapat memengaruhi kualitas udara dan kenyamanan masyarakat. Oleh sebab itu, upaya mencegah kebakaran harus menjadi prioritas agar dampaknya tidak semakin meluas,”tanggapnya.

Menurutnya, sosialisasi kepada masyarakat mengenai bahaya karhutla perlu terus ditingkatkan. Pemahaman tentang risiko pembakaran lahan diharapkan dapat mendorong masyarakat lebih peduli terhadap lingkungan.

“Dan mengajak warga untuk segera melaporkan apabila menemukan tanda-tanda kebakaran di sekitar tempat tinggal maupun wilayah yang rawan. Informasi dari masyarakat dapat membantu petugas melakukan penanganan lebih cepat,”jelasnya.

Abdul menilai, upaya pencegahan akan lebih efektif apabila didukung kesadaran masyarakat dan kesiapan seluruh pihak. Karena itu, keterlibatan warga perlu berjalan seiring dengan langkah yang dilakukan pemerintah dan petugas di lapangan.

Ia berharap, sinergi antara pemerintah, petugas, dan masyarakat terus diperkuat sehingga risiko karhutla dapat ditekan. Pencegahan sejak dini menjadi langkah penting untuk melindungi lingkungan sekaligus menjaga kesehatan masyarakat.

Abdul mengajak seluruh elemen masyarakat di Kalimantan Tengah agar bersama-sama menjaga lingkungan dan meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran.

“Dengan langkah terpadu dan konsisten, dampak karhutla diharapkan dapat diminimalkan demi terciptanya lingkungan yang aman dan sehat,”takas Abdul. (Wid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *