Beritakalteng.com, BUNTOK – Selama kurang lebih satu setengah tahun memimpin di Polres Barito Selatan, AKBP Jecson Ricsko Hutapea, S.I.K, M.H mewariskan sejumlah penghargaan baik di tingkat Provinsi Kalimantan Tengah hingga tingkat nasional.
Berdasarkan data mutasi Polri, AKBP Jecson R. Hutapea dimutasi dari jabatannya sebagai Kapolres Barito Selatan menjadi Wadir Lantas Polda Kalimantan Tengah.
Posisi Kapolres Barsel selanjutnya akan diisi AKBP Eko Mardianto yang sebelumnya menjabat Kasubdit 3 Ditreskrimsus Polda Kalimantan Tengah.
Pergantian pimpinan tersebut masih menunggu pelaksanaan serah terima jabatan di Polda Kalimantan Tengah.
Di bawah kepemimpinan AKBP Jecson R. Hutapea, S.I.K., M.H., Polres Barito Selatan mencatat sejumlah prestasi yang menempatkan institusi kepolisian di daerah itu dalam sorotan positif, khususnya dalam bidang inovasi pelayanan publik, ketahanan pangan, hingga pengembangan sumber daya manusia.
Salah satu capaian yang paling menonjol datang dari bidang inovasi pelayanan publik
Polres Barito Selatan mendapatkan apresiasi atas inovasi pelayanan yang dikembangkan untuk memberikan kemudahan dan meningkatkan kualitas layanan kepada masyarakat. Capaian tersebut tidak berhenti pada penghargaan internal kepolisian, tetapi berlanjut hingga panggung nasional.
Polres Barito Selatan berhasil masuk sebagai top finalis inovasi pelayanan publik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB).
Masuknya Polres Barsel dalam jajaran finalis menjadi penanda bahwa inovasi pelayanan yang dibangun di daerah mampu bersaing dan mendapatkan pengakuan pada level nasional.
Polres Barito Selatan berhasil masuk sebagai top finalis inovasi pelayanan publik dari Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kementerian PANRB).
Masuknya Polres Barsel dalam jajaran finalis menjadi penanda bahwa inovasi pelayanan yang dibangun di daerah mampu bersaing dan mendapatkan pengakuan pada level nasional.
Bagi sebuah satuan kewilayahan, capaian tersebut bukan sekadar penghargaan. Lebih jauh, hal itu menunjukkan adanya upaya untuk mengubah paradigma pelayanan kepolisian agar semakin responsif, mudah diakses, dan berorientasi pada kebutuhan masyarakat.
Prestasi lain juga datang dari bidang ketahanan pangan. Polres Barito Selatan berhasil meraih juara dalam bidang tersebut, memperlihatkan keterlibatan kepolisian dalam mendukung program pemerintah sekaligus memperkuat peran Polri di tengah masyarakat.
Ketahanan pangan menjadi salah satu bidang strategis yang membutuhkan kolaborasi lintas sektor.
Karena itu, capaian Polres Barsel tidak hanya menunjukkan keberhasilan program, tetapi juga menggambarkan keterlibatan jajaran kepolisian dalam menjawab persoalan yang lebih luas di masyarakat.
Tak hanya itu, dua personel Polres Barito Selatan juga masuk nominasi Kompolnas Award. Capaian tersebut menjadi catatan penting karena penghargaan itu tidak hanya berbicara mengenai institusi, tetapi juga kualitas sumber daya manusia yang menjalankan tugas kepolisian di lapangan.
Dua nominasi tersebut sekaligus memperlihatkan bahwa pembinaan personel dan dorongan terhadap anggota untuk bekerja profesional mulai memberikan hasil.
Deretan penghargaan selama masa kepemimpinan AKBP Jecson R. Hutapea tentu tidak lahir dari kerja satu orang. Di balik setiap capaian terdapat kerja kolektif seluruh jajaran Polres Barito Selatan.
Mulai dari pejabat utama, para perwira, bintara, ASN Polri hingga personel yang berada di lapangan, semuanya menjadi bagian dari proses membangun kinerja institusi.
Karena itu, penghargaan yang diraih Polres Barsel dapat dilihat sebagai refleksi dari konsistensi organisasi dalam mendorong inovasi, meningkatkan pelayanan, serta memperkuat kehadiran polisi di tengah masyarakat.
Bagi Jecson, penghargaan bukanlah tujuan akhir, prestasi justru menjadi ukuran sekaligus tantangan untuk mempertahankan standar pelayanan dan kinerja yang telah dibangun.
Selama 1 bulan 6 bulan kepemimpinannya, sejumlah penghargaan tersebut kini menjadi bagian dari rekam jejak Polres Barito Selatan.
Dari inovasi pelayanan publik hingga tingkat nasional, prestasi ketahanan pangan, dan nominasi Kompolnas Award bagi personel, semuanya menjadi catatan bahwa kepemimpinan di tingkat kewilayahan dapat meninggalkan jejak ketika dibangun dengan inovasi, kerja kolektif dan orientasi pada pelayanan masyarakat.
Tak hanya itu jajaran Polres Barsel juga yang dipimpin Kapolres langsung sebagai garda terdepan bersama dinas terkait turut serta memadamkan Karhutla.
Pada akhirnya, ukuran sebuah kepemimpinan bukan hanya berapa lama seseorang berada di sebuah jabatan, tetapi apa yang berhasil ditinggalkan selama masa pengabdian tersebut.
BeritaKalteng.Com Bersama Membangun Kalimantan Tengah