65 Mahasiswa Kurang Mampu Terima Beasiswa dari Pemkab Gunung Mas

Beritakalteng.com, Kuala Kurun –Pemerintah Kabupaten Gunung Mas (Gumas) secara resmi menyalurkan bantuan uang beasiswa kepada 65 mahasiswa dari keluarga kurang mampu yang telah dinyatakan lolos verifikasi. Masing-masing mahasiswa menerima bantuan sebesar Rp8 juta.

Penyaluran bantuan tersebut merupakan bentuk komitmen Pemerintah Kabupaten Gunung Mas dalam mendukung keberlanjutan pendidikan masyarakat sekaligus implementasi Program Tambun Bungai Cerdas sebagai salah satu program strategis pembangunan daerah periode 2025–2030.

Bupati Gunung Mas, Jaya Samaya Monong, mengatakan bantuan pendidikan tersebut bukan sekadar agenda rutin pemerintahan, tetapi merupakan bentuk nyata komitmen pemerintah daerah untuk membantu mahasiswa dari keluarga kurang mampu agar dapat terus melanjutkan pendidikan.

“Penyaluran beasiswa pada hari ini bukan sekadar agenda rutin pemerintahan. Ini adalah wujud nyata dari komitmen besar kita dalam mengimplementasikan Program Tambun Bungai, program strategis Kabupaten Gunung Mas periode 2025–2030,” ujar Bupati.

Menurutnya, bantuan tersebut secara khusus merupakan implementasi Tambun Bungai Cerdas. Pemerintah Kabupaten Gunung Mas berkomitmen memastikan tidak ada anak-anak daerah yang harus menghentikan pendidikan di perguruan tinggi hanya karena kendala ekonomi.

“Kita ingin mencetak generasi muda Gunung Mas yang unggul, berdaya saing, berkarakter disiplin, dan siap memimpin masa depan,” katanya.

Melalui APBD Kabupaten Gunung Mas Tahun Anggaran 2026, pemerintah daerah menyalurkan bantuan kepada 65 mahasiswa yang telah melalui proses verifikasi. Setiap mahasiswa memperoleh bantuan sebesar Rp8 juta.

Bupati berpesan agar bantuan tersebut dimanfaatkan secara bijak dan diprioritaskan untuk mendukung kebutuhan akademik selama menempuh pendidikan.

“Dana sebesar 8 juta rupiah per orang ini adalah investasi daerah bagi masa depan kalian. Sesuai dengan Tambun Bungai Cerdas, dana ini dialokasikan secara khusus untuk mendukung pemenuhan kebutuhan akademik. Saya berpesan dengan sangat, pergunakanlah dana ini dengan bijak, jujur, dan bertanggung jawab. Prioritaskan sepenuhnya untuk kebutuhan kuliah,” pesannya.

 

(rn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *