Sebanyak Lima Orang Terduga Pelaku Pemerasan BBM di Tugboat Diringkus Polisi

Foto : Beralasan demi kebutuhan hidup, kelima orang warga Barsel ini nekat melakukan pemerasan BBM di tugboat penarik tongkang di wilayah Desa Teluk Sampudau. Akibat perbuatannya, kelima pelaku kini mendekam di sel tahanan Polres Barsel.

Beritakalteng.com, BUNTOK – Sebanyak lima orang terduga pelaku pemerasan BBM di kapal tugboat penarik tongkang, ditangkap oleh jajaran Polsek Karau Kuala, Polres Barito Selatan di wilayah Desa Teluk Telaga Minggu (13/12/2022).

Dalam pers rilis yang digelar di Halaman Mapolres Barsel yang lama di Jalan Tugu, Buntok, Senin (19/12/2022, Kapolres Barsel, AKBP Yusfandi Usman, SIK menerangkan bahwa kelima terduga pelaku ini ditangkap karena telah meminta secara paksa BBM jenis solar di kapal tugboat penarik tongkang batu bara di wilayah Desa Teluk Sampudau.

“Kita telah mengamankan 5 orang terduga pelaku pemerasaan atau meminta dengan paksa BBM jenis solar dari kapten kapal tugboat penarik tongkang batu bara,” beber Kapolres didampingi Kasat Reskrim IPTU M. Saladin dan Kapolsek Karau Kuala IPDA Mulianto

Diceritakan untuk kronologis kejadian, berawal pada saat kapal TB Trans Pacific melintas wilayah desa Sampudau, tiba-tiba lima orang pelaku menggunakan kelotok menaiki kapal tersebut.

Kelima terduga pelaku kemudian melakukan meminta secara paksa terhadap kapten kapal untuk mengisi BBM jenis solar ke dalam tujuh jirigen/galon yang mereka bawa.

“Karena dibentak serta diancam kapten kapal dan crewnya ketakutan secara terpaksa mengisi 7 jirigen solar tersebut,” ungkapnya.

Keberatan atas kejadian itu, kapten kapal kemudian melaporkan peristiwa tersebut ke Polsek Karau Kuala.
Menindaklanjuti laporan itu, anggota Polsek Karau Kuala pun melakukan penyelidikan bersama Polsek Dusun Selatan dan Resmob Polres Barsel.

“Kemudian 5 orang terduga pelaku pemerasan ini berhasil kita amankan di Desa Baru dan di Desa Teluk Telaga Kecamatan Dusun Selatan,” ucap dia.

Adapun barang bukti diamankan 7 jirigen/gallon berisikan 230 liter solar dan satu unit kelotok bermesin.
Guna mempertanggungjawabkan perbuatannya, kelima terduga pelaku ini dijerat pasal 368 ayat 1 KUHPidana dengan ancaman hukuman 9 tahun penjara.

Kapolres menegaskan, untuk mengantisipasi kejadian ini terulang lagi, pihaknya akan terus meningkatkan patroli di sepanjang arus sungai barito khususnya di wilayah Barsel.

“Jika ada lagi yang melakukan hal seperti ini kita tidak pandang bulu akan kita tindak tegas,” tegas Kapolres.(Sebastian)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: