Pemko Palangka Raya Gelar Operasi Pasar Khusus Warga Terdampak Banjir

FOTO : Kepala Dinas Perdagangan, Koperasi, UKM dan Perindustrian Kota Palangka Raya (Tengah), Drs. Rawang didampingi Plt Lurah Palangka, Ahmad Susanto saat memberikan paket Sembako murah secara simbolis kepada warga terdampak banjir, Kamis (23/9/2021).

 

BERITAKALTENG.com – PALANGKA RAYA – Guna meringankan beban masyarakat terdampak banjir serta menjaga stabilitas harga bahan pokok, Dinas Perdagangan, Koperasi (Disperindagkop) UKM dan Perindustrian Kota Palangka Raya akan menggelar operasi pasar di empat kecamatan dan sembilan kelurahan.

Kepala Disperindakop dan UKM Kota Palangka Raya, Drs. Rawang tujuan menuturkan bahwa operasi pasar tersebut bertujuan membantu dan mensubsidi bahan pokok kepada masyarakat yang terdampak banjir di wilayahnya.

Adapun Kelurahan yang akan dilaksanakan, yaitu Palangka, Petuk Katimpun, Marang, Bereng Bengkel, Tumbang Rungan, Pahandut Sebrang, Kameluh Baru, Tanjung Pinang, Danau Tundai dan untuk Kecamatan yaitu Jekan Raya, Bukit Batu, Sabangau dan Kelurahan Pahandut.

“Ada beberapa kelurahan yang yang akan nantinya kita laksanakan operasi pasar, guna membantu masyarakat yang terdampak banjir,” ucap Rawang saat dibincangi di aula Kelurahan Palangka, Kamis (23/9/2021).

Rawang juga menambahkan, bantuan sembako murah tersebut sudah diberikan subsidi oleh pemerintah Kota sebesar 30 – 35 persen dari harga yang normal biasanya

“Ini program dari Walikota, yang mana kita memberikan harga cukup murah, yang biasanya harga normal Rp 150.000 per paket kita jual dengan harga Rp.100.000 per paket,” ujar Rawang.

Rawang berharap, paket tersebut bisa meringankan beban warga yang terdampak banjir di wilayah Kota Palangka Raya.

Ditempat yang sama, Plt Lurah Palangka Raya, Ahmad Susanto sangat bersyukur adanya program Operasi pasar murah tersebut, mengingat cukup efektif untuk memberikan keringanan kepada warga terdampak banjir.

“Saya bersyukur dengan adanya program Operasi pasar ini, bahwa cukup membantu meringankan beban warga khususnya Kelurahan Palangka di Lokasi mendawai ini, karena warga yang terdampak cukup banyak sampai 1.989 kepala keluarga yang terdampak dengan adanya pasar inilah bukti kepedulian pemerintah kepada warga,” pungkas Ahmad. (Sas/dn)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: