BPKAD Barsel Mendorong Pertumbuhan UMKM Melalui Digitalisasi

Foto : Kepala BPKAD Barsel Akhmad Akmal Husein.

Beritakalteng.com, BUNTOK – Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Barito Selatan mendorong pertumbuhan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) melalui digitalisasi, dalam rangka peningkatan ekonomi.

Lumpuhnya ekonomi kerakyatan akibat Pandemi Covid-19 ini, menjadi perhatian serius seluruh komponen pemerintahan baik pusat maupun di daerah.

UMKM yang merupakan salah satu sektor penggerak ekonomi sektor riil, menjadi yang paling terdampak. Lumpuhnya sektor ini berimbas pada melambatnya pertumbuhan ekonomi kerakyatan.

Hal inilah yang membangkitkan semangat Kepala BPKAD Barsel Akhmad Akmal Husaen untuk kemudian mendorong pembangunan kembali UMKM yang ada di wilayah Barito Selatan, agar terus berkembang pesat dan mampu memberikan dampak pertumbuhan ekonomi bagi masyarakat.

Berkaca dari ilmu yang diperoleh dari Visitasi Kepemimpinan Nasional (VKN) yang merupakan salah satu mata pembelajaran Pelatihan Kepemimpinan Nasional (PKN) Tingkat II, dengan lokus di Pemko Jogjakarta, tentang bagaimana upaya pemerintah setempat dalam mengawal UMKM agar kembali tumbuh dan berkembang di masa Pandemi, melalui Program Gandeng Gendong.

Gandeng Gendong merupakan program kolaborasi antar stakeholder, dalam upaya meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Stakeholders yang dilibatkan, di sebut dengan 5 K, yaitu Kota (Pemko), Korposasi, Kampus, Komunitas dan Kampung.

“Inilah yang kita ingin replikasi kan di daerah kita, dengan harapan mampu membangkitkan kembali pertumbuhan ekonomi riil, melalui sektor UMKM,” sampaikan Akmal melalui sambungan telepon, Sabtu (18/9/2021).

Dikatakan Akmal, pada saat ini Pemda Barsel sebenarnya sudah mulai membentuk program kearah tersebut, dengan direncanakannya pembentukan desa wisata dan wisata budaya oleh Dinas Pemuda dan Olahraga, Pariwisata dan Budaya (Disporaparbud) di beberapa kecamatan, serta pembangunan infratruktur jalan dan jembatan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) untuk menyambungkan wilayah-wilayah yang potensial memiliki multiflyer effect untuk perkembangan dan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Selanjutnya, terkait dengan kendala masih adanya wilayah blangspot, Pemda melalui Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) saat ini juga telah berkerjasama dengan para provider telekomunikasi untuk membangun infrastruktur tower jaringan komunikasi di beberapa titik yang dianggap mampu menjangkau area tidak ada jaringan internet dan telepon itu.

Dengan begitu, kedepannya pada sektor pendapatan, BPKAD akan memanfaatkan fasilitas yang sudah tersedia tersebut, untuk peningkatan semua potensi PAD yang ada di seluruh Desa / Kelurahan se Barito Selatan. Memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk membayar Pajak Daerah, yang merupakan salah satu unsur PAD.

“Selama ini kan banyak pelaku usaha UMKM di wilayah kita ini masih jalan sendiri-sendiri, jadi kita akan gandeng mereka nantinya kedalam satu program kerjasama yang berada di bawah pembinaan dan kebijakan daerah, sesuai kewenangan yang ada pada Perangkat Daerah” terangnya.

Selain menggandeng para pelaku usaha UMKM yang sudah ada agar terus bertumbuh, BPKAD juga menargetkan akan membantu dan menumbuhkembangkan semangat masyarakat yang berada di wilayah yang sudah memiliki akses digital agar turut serta menjadi pelaku UMKM.(Sebastian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: