Refocusing Anggaran Harus Sesuai Dengan Mekanisme dan Tahapan

FOTO : Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalteng, H Maruadi (Istimewa)

Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA – Legislatis DPRD Kalteng menilai terjadinya refocusing anggaran pembangunan untuk penanganan pandemi Corona Virues Disease 2019 (Covid-19), merupakan hal yang wajar.

Seperti yang disampaikan oleh, Wakil Ketua Komisi IV DPRD Kalteng, H Maruadi bahwa adanya refocusing anggaran diperuntukan untuk kepentingan mendesak, seperti penanganan pandemi Covid-19, sehingga hal tersebut tidak menjadi masalah.

“dengan catata, bila Recofusing tersebut ditujukan untuk hal yang tidak mendesak jelas tidak diperbolehkan, mengingat pembangunan di Kalteng harus tetap berjalan,” ucap Maruadi, Jumat (10/6/2021).

Refocusing anggaran harus melalui tahap dan mekanisme sesuai dengan ketentuan hukum perundang-undangan, yakni dengan menyampaikan draft Refocusing ke DPRD Kalteng, kemudian dilanjutkan pembahasan melalui anggaran perubahan sebelum disahkan.

Minimal, ujar politisi Golongan Karya (Golkar) ini, ada pemberitahuan ke DPRD supaya fungsi pengawasan bisa berjalan, dalam rangka mewujudkan pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

“Faktanya, selama masa pandemi banyak pembangunan di Kalteng yang berjalan lambat. Sehingga kita berharap apabila anggaran pembangunan memang di Refocusing, maka Refocusing tersebut harus benar-benar tepat sasaran,” beber ketua Badan Pembentukan Peraturan Daerah (Bapemperda) ini.(a2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: