Kalteng Siap dalam Upaya Pengembangan dan Peningkatan Lahan Pertanian

FOTO : Gubernur Kalteng, H. Sugianto Sabran, saat melakukan Rakor Virtual Bersama Sejumlah Menteri, Senin (11/5/2020) tadi malam.

Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA – Gubernur Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) H. Sugianto Sabran, mengikuti rapat koordinasi (rakor) lanjutan, bersama sejumlah Kementerian terkait, melalui video conference (vicon), membahas Percetakan Lahan Sawah Baru di Kalimantan, Senin (11/5/2020) malam kemarin.

“Saya sangat menyambut baik, adanya rencana pengembangan lahan gambut untuk perluasan areal tanaman pangan, yang dicanangkan oleh pemerintah pusat,” Ucap Gubernur Kalteng, usai mengikuti rakor yang berlangsung, jelang tengah malam kemarin.

Rakor dipimpin Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto, serta diikuti Kepala Staf Presiden Moeldoko, Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) Nazier Foead, dan sejumlah Menteri Kabinet Indonesia Maju.

“Kalteng siap dalam upaya pengembangan dan peningkatan lahan pertanian. Nanti untuk mekanismenya, akan kami serahkan kepada Pusat dengan BRG dan Kementerian terkait. Kami juga membahas berbagai teknis dalam penanganan awal mulai SDM, lahan, hingga anggaran oleh Pusat,” Ungkap Gubernur Sugianto.

Dalam Rakor tersebut, gubernur juga didampingi Kepala Dinas PUPR, Kepala Dinas TPHP, Kepala Dinas Kehutanan, dan Kepala Dinas Lingkungan Hidup. Dikatakan H. Sugianto bahwa pihaknya mendengarkan arahan dan masukan terkait pemanfaatan dan kesiapan lahan eks Proyek Pengembangan Lahan Gambut (PLG) untuk percetakan lahan sawah baru di wilayah Kalteng.

Gubernur H. Sugianto juga mengapresiasi sejumlah Menteri yang bersama-bersama memperhatikan lokasi lahan eks PLG dan berbagai investasi yang akan masuk ke wilayah Kalimantan, khususnya Kalteng.

“Kami akan meninjau lahan tersebut setelah Lebaran atau setelah situasi Covid-19 ini berkurang. Kita ingin terus mendorong Kalteng sebagai ketahanan pangan, penyangga Ibu Kota Baru nantinya, khususnya untuk wilayah Kalimantan dan masyarakat Kalteng,” imbuh Gubernur H. Sugianto.

Gubernur menggarisbawahi bahwa pada prinsipnya Kalteng siap mengikuti arahan Pusat dalam upaya peningkatan pembangunan dan ketahanan pangan. Mengenai teknis pelaksanaannya, akan dibahas dalam rapat lanjutan.

“Teknisnya akan dilakukan rapat lanjutan. Intinya Kalteng siap dalam peningkatan ketahanan pangan, terlebih dalam membantu masyarakat pertanian,” Imbuh Gubernur Sugianto Sabran.

Sekedar untuk diketahui, rencana pengembangan yang akan dilakukan kedepam, ada 6 (enam) lokasi lahan gambut, dengan total luas sekitar 667.949 hektare (Ha) yang dicadangkan, untuk dikembangkan menjadi areal tanaman pangan Kalteng, yakni Kota Palangka Raya sekitar 5.148 Ha, Kabupaten Pulang Pisau (Pulpis) sekitar 26.374 Ha.

Barito Selatan (Barsel) sekitar 157.069 Ha, Kabupaten Kotawaringin Timur (Kotim) sekitar 95.015 Ha, Kabupaten Katingan sekitar 8.047 Ha, dan di Kabupaten Kapuas sekitar 376.296 Ha.

Keenam lokasi lahan gambut yang dicadangkan tersebut masih berada dalam Kawasan Hutan Produksi, Hutan Lindung, dan Kawasan Suaka Alam. Untuk pemanfaatan lebih lanjut, diharapkan Pemerintah Pusat untuk melepaskan status kawasan tersebut.

Total luas areal lahan untuk sawah di Provinsi Kalteng sendiri mencapai sekitar 712.245 Ha, dengan luas areal untuk rencana pencadangan lahan mencapai sekitar 667.949, areal siap cetak sawah sekitar 23.082 Ha, areal sudah cetak dan siap tanam sekitar 21.679 Ha, dan areal Peat Techno Park Universitas Palangka Raya (UPR) sekitar 35 Ha.(YS/a2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *