Pemprov dan UPR Pasang Bilik Sterilisasi Disinfektan di Pintu Kedatangan Bandara

Foto : Rektor UPR, Dr Andrie Elias SE MSi beserta Tim Gugus Tugas Covid-19 ketika menyaksika langsung pemasangan Bilik Sterilisasi Disinfektan di Bandara Tijilik Riwut Palangka Raya. 

Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA- Sebagai salah satu bentuk tindak lanjut karya inovasi civitas akademika Fakultas Teknik Universitas Palangka Raya (FT UPR), khususnya ‘Bilik Sterilisasi Disinfektan’. pemerintah provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) melalui Tim Gugus Tugas COVID-19 Kalteng bekerjasama dengan UPR, mengimplementasikan karya inovasi tersebut, pada pintu utama kedatangan Bandara Tijilik Riwut Palangka Raya, pada hari Sabtu (28/03) sore.

Pemasangan Bilik Sterilisasi Disinfektan tersebut, dilakukan langsung oleh para mahasiswa yang menciptakan, yang tergabung kedalam UKM SAKTI, Jurusan Informatika FT UPR, disaksikan langsung oleh Rektor UPR Dr Andrie Elias SE MSi, dekan FT UPR Ir Waluyo Nuswantoro ST MT.

Serta, disaksikan pula oleh perwakilan pemerintah provinsi, dalam kesempatan ini, diwakili oleh Plt Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Kalteng, Yulindra Dedy Lampe yang juga menjadi bagian dari Tim Gugus Tugas percepatan penanganan COVID-19 Provinsi Kalteng.

Kepada awak media, Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi menyampaikan, Bilik Sterilisasi Disinfektan ini merupakan hasil karya inovasi civitas akademika UPR. Yang mana, hasil inovasi ini tidak hanya bermanfaat bagi kalangan civitas akademika UPR itu sendiri, namun bisa juga berguna dan memberikan manfaat bagi masyarakat luas.

“Ini merupakan karya inovasi civitas akademika FT UPR. Saya, sangat mengapresiasi atas karya cipta yang telah dihasilkan oleh para mahasiswa Jurusan Teknik Informatika FT UPR ini. Meski, masih banyak yang harus dioptimalkan, namun ini sudah menjadi sebuah karya inovasi yang patut diapresiasi, dan patut didukung terus, untuk penyempurnaan nya,” Ucap Dr Andrie Elia SE MSi yang sekarang juga menjabat sebagai Ketua Harian DAD Kalteng tersebut.

Dirinya juga menyampaikan apresiasi kepada Tim Gugus Tugas COVID-19 Provinsi Kalteng, yang sudah berkenan menindaklanjuti karya inovasi para mahasiswanya, Lanjut Dr Andrie Elia SE MSi seraya mendorong para civitas akademika UPR, untuk terus berinovasi dan menghasilkan karya yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat.

Masih di tempat yang sama, Plt Kepala Dishub Kalteng, Yulindra Dedy Lampe mengatakan bahwa pada prinsipnya, pihak Pemprov Kalteng sangat mengapresiasi karya inovasi, yang berhasil diciptakan oleh kalangan civitas akademisi FT UPR tersebut.

“Kita sudah berkoordinasi dengan pihak kepala laboratorium nya, dimana untuk pembuatan satu unit Bilik Sterilisasi Disinfektan ini membutuhkan waktu sekitar 3 (tiga) hari. Selain itu, kabarnya pihak laboratorium FT UPR, sedang mengupayakan sejumlah alat pendukung, seperti alat sensor gerak yang saat ini sedang dalam pengiriman,” Katanya.

Sambung Yulindra menuturkan, pihaknya terus berkoordinasi dengan pihak laboratorium FT UPR, termasuk pula tempat pembelian alat sensor gerak, seperti yang diinginkan, sesuai dengan kebutuhan mendasar dari Bilik Sterilisasi Disinfektan tersebut.

Harapannya itu bisa dipersingkat, terutama untuk waktu pengirimannya. Mengingat, kebutuhan akan Bilik Sterilisasi Disinfektan itu sendiri, sebenarnya cukup diminati oleh berbagai pihak, baik pemerintah daerah maupun pihak swasta.

“Jadi, pada prinsipnya kami mengapresiasi dan sangat mendukung adanya karya inovasi tersebut. Dan, kali ini kita juga telah memasang Bilik Sterilisasi Disinfektan pada pintu keluar, kedatangan Bandara Tjilik Riwut. Semoga, ini bisa bermanfaat bagi masyarakat, terutama untuk mencegah dan mengantisipasi persebaran COVID-19 di Kalteng,” Ucap Yulindra menambahkan.

Sementara itu, ditempat terpisah, melalui sambungan whatsapp pribadinya, Executive General Manager PT Angkasa Pura II (PT AP II Persero) Bandara Tjilik Riwut Palangkaraya, Siswanto menyampaikan apresiasi kepada Pemprov Kalteng, yang sudah memasang Bilik Sterilisasi Disinfektan tersebut, secara cuma-cuma.

“Kami sangat berterima kasih kepada Pemprov Kalteng, yang telah memasang dan memberikan bilik disinfektan tersebut. Semoga saja itu bisa bermanfaat untuk masyarakat luas,” Ucapnya.

Sambung Siswanto, sebelumnya pada area tersebut juga telah dipasang bilik disinfektan oleh PT AP II Persero Bandara Tjilik Riwut. “Saat ini berdasarkan informasi di lapangan bahwa bilik disinfektan tersebut, belum dapat dioperasionalkan, dikarenakan masih ada kendala teknis dan penyempurnaan,” Pungkasnya.(ys) 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: