UPR Terus Dorong Upaya Optimalisasi Tata Kelola Administrasi dan Pelayanan Publik

Foto : Rektor UPR, Dr Andrie Elia SE MSi ketika menerima kunjungan langsung Ketua Ombudsman RI Perwakilan Kalteng, R Biroum Bernadianto beserta jajaran, kamis (19/3) kemarin. 

Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA- Universitas Palangka Raya (UPR) terus melakukan upaya peningkatan, dimana salah satunya yang dilakukan, yakni terkait tata kelola administrasi dan pelayanan publik, terutama bagi civitas akademika dan mahasiswa UPR itu sendiri. Hal ini sebagaimana disampaikan oleh Rektor UPR, Dr Andrie Elia SE MSi, kepada awak media, Jumat (20/03).

Dikatakan Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi, pengembangan yang dilakukan oleh UPR, tidak hanya dalam bidang pendidikan tinggi saja, namun termasuk pada optimalisasi pelayanan yang diberikan kepada segenap civitas akademika dan mahasiswa UPR.

“Ini sangat penting kita lakukan, karena dengan memberikan pelayanan yang optimal, maka akan sangat berdampak pada hasil output yang baik pula. Terutama dalam rangka mendorong tercetaknya lulusan UPR, yang memiliki kompetensi dan daya saing tinggi, dalam mewujudkan UPR Jaya Raya,” Ucap Dr Andrie Elia SE MSi.

Dr Andrie Elia SE MSi yang sekarang ini juga menjabat selaku Ketua Harian DAD Kalteng  mengatakan bahwa pada hari Kamis 19 Februari 2020 kemarin, pihaknya beserta unsur pimpinan UPR, telah menerima kunjungan Ketua Ombudsman RI Perwakilan Kalteng, R Biroum Bernadianto beserta jajaran.

Saat menerima rombongan Ketua Ombudsman RI Perwakilan Kalteng, R Biroum Bernadianto beserta jajaran, Rektor UPR Dr Andrie Elia SE MSi, pada saat itu juga didampingi oleh Wakil Rektor UPR Bidang Umum dan Keuangan UPR Dr H Suriansyah Murhaini SH MH, beserta pejabat utama lingkup UPR dan jajaran lainnya.

Adapun, yang diperbincangkan bersama saat itu, ialah diantaranya berkaitan dengan tata kelola administrasi dan pelayanan publik, melalui pelayanan pendidikan di lingkup UPR. Yang mana, dalam kesempatan tersebut, Ombudsman RI Perwakilan Kalteng, akan mendorong pelayanan pendidikan yang dilakukan oleh UPR, kepada masyarakat (mahasiswa, red).

Sementara itu, Ketua Ombudsman RI Perwakilan Kalteng, Biroum menyampaikan, banyak hal yang menjadi bahan diskusi dalam silahturahmi tersebut. Mulai dari penyampaian bahwa ombudsman bersedia menjadi mitra UPR, khususnya mendukung misi rektor untuk menjadikan tata kelola administrasi UPR menjadi profesional.

“Awalnya kita mau silahturahmi dangan menawarkan kerjasama dengan UPR. Terkait bagaimana kita dari Ombudsman melakukan sosialisasi serta membantu dalam mengawasi tata kelola administrasi. Ini juga kita lakukan dengan perguruan tinggi, universitas dan instansi lainnya di Kalteng,” kata Biroum saat didampingi jajaran Komisioner lainnya.

Selain itu, rencananya kedepan Ombudsman juga meminta dibentuknya pojok pengaduan di UPR, Lanjut Biroum mengatakan bahwa langkah ini untuk mempermudah UPR dan ombudsman, dalam penanganan bila terjadi prosedur administrasi yang kurang tepat.

“Disini kami berharap langkah awal ini membuahkan sebuah kesepakatan, yakni MOU dalam melakukan sosialisasi dan membantu mengawasi tata kelola administrasinya. Kedepannya kita berharap  agar ada pojok pengaduan di UPR. Untuk teknisnya akan dibicarakan lebih lanjut,” Singkatnya.(YS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: