Berikan Pembinaan Industri Rumah Tangga

SOSIALISASI : Para peserta foto bersama usai sosialisasi pembinaan industri rumah tangga di Kecamatan Parenggean, Selasa (6/8/2019).

beritakalteng.com – SAMPIT – Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Kotawaringin Timur terus melakukan terobosan untuk meningkatkan kesejahteraan dan kemandirian masyarakat, khususnya industri ibu rumah tangga (IRT). Seperti melaksanakan pembinaan terhadap industri rumah tangga.

Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan dalam mengelola industri rumah tangga bagi usaha mikro dan juga masyarakat umum. Melalui Dinas Koperasi dan UKM yang bertugas mengarahkan dan melakukan bimbingan serta menciptakan suasana yang nantinya akan menunjang dan menumbuhkembangkan semangat, sikap, prilaku dan kreatif dalam menggerakan ekonomi masyarakat.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM Kotim Kartina Purba menjelaskan, dalam era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) saat ini merupakan pasar bebas di Asia Tenggara. Secara tidak langsung membawa kepada wilayah dan daerah, khususnya di Bumi Habaring Hurung ini.

“Artinya, MEA ini memberikan hak kepada semua orang dengan pasar bebas. Karena tidak ada yang akan menghalangi setiap barang yang diimpor atau diekspor. Sebab dalam era ini yang penuh dengan persaingan atau kompetisi semakin ketat,” kata Kartina Purba, Rabu (7/8/2019).

“Kegiatan demi kegiatan yang dilakukan oleh Dinas Koperasi untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan yang tinggi akan berpengaruh pada kemampuan jiwa dan kewirausahaan pada masyarakat. Sehingga akan memberikan dampak terutama kemauan untuk terus berkarya dengan semangat mandiri, tekun, teliti dan produktif nantinya,” ungkapnya.

Kartina berharap, dengan adanya sosialisasi dan bimbingan teknis seperti ini, masalah koperasi ataupun sejenisnya mampu menumbuhkan kreativitas, memanfaatkan serta menciptakan peluang usaha. sehingga pada akhirnya menjadi usaha produktif berkelanjutan dan meningkatkan pendapat keluarga.

“Jika peluang usaha tercipta di dalam keluarga, secara tidak langsung dapat meningkatkan perekonomian daerah,” jelasnya.

Terlebih lagi pemanfaatan bahan lokal yang banyak digunakan oleh penggiat usaha kecil dan menengah. Dengan adanya bahan lokal tersebut dapat menghasilkan nilai tambah ekonomi bagi keluarga. (agg)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: