Kasri Yani

Harapkan Peningkatan Fasilitas Ramah Disabilitas untuk Mewujudkan Pelayanan Publik yang Setara di Kalteng

Palangka Raya, Beritakalteng.com – Anggota Komisi I DPRD Kalteng, Kasri Yani, mengharapkan fasilitas ramah disabilitas semakin diperhatikan dalam pelayanan publik. Ketersediaan fasilitas yang memadai dinilai penting untuk membantu penyandang disabilitas memperoleh akses layanan yang mudah, aman, nyaman, dan setara dengan masyarakat lainnya, Jumat (26/10/2026).

“Tujuan kita, perhatian terhadap fasilitas ramah disabilitas perlu menjadi bagian dari peningkatan kualitas pelayanan publik di Kalimantan Tengah. Setiap masyarakat memiliki hak yang sama untuk mendapatkan pelayanan tanpa menghadapi hambatan akibat keterbatasan akses maupun sarana yang belum memadai,”kata Kasri.

Kasri berharap penyedia layanan publik dapat memperhatikan kebutuhan penyandang disabilitas dalam menyediakan fasilitas. Upaya tersebut diperlukan agar masyarakat dapat mengakses berbagai layanan secara lebih mudah dan mandiri.

“Fasilitas ramah disabilitas dapat berupa jalur khusus yang mudah dilalui pengguna kursi roda, pegangan tangan, jalur pemandu bagi penyandang disabilitas netra, serta petunjuk informasi yang mudah dipahami. Penyediaan fasilitas tersebut perlu disesuaikan dengan kondisi dan kebutuhan pengguna,”tuturnya.

Ia meminta sarana fisik, pelayanan yang diberikan oleh petugas juga perlu menjadi perhatian. Petugas pelayanan publik diharapkan memiliki pemahaman mengenai cara memberikan bantuan secara tepat, sopan, dan menghormati hak penyandang disabilitas.

“Yah, fasilitas yang memadai dapat membantu penyandang disabilitas mengurus berbagai keperluan tanpa terlalu bergantung pada bantuan orang lain. Dengan demikian, mereka dapat memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk beraktivitas dan berpartisipasi dalam kehidupan bermasyarakat,”tegasnya.

Pemerintah daerah diharapkan terus mengevaluasi fasilitas pelayanan publik yang telah tersedia. Evaluasi tersebut dapat membantu mengidentifikasi sarana yang perlu diperbaiki maupun fasilitas tambahan yang dibutuhkan agar pelayanan semakin mudah diakses.

Ia juga menjelaskan bahwa Gedung perkantoran pemerintah, fasilitas kesehatan, lembaga pendidikan, dan ruang publik merupakan beberapa tempat yang perlu memperhatikan aksesibilitas. Lingkungan yang mudah diakses dapat memberikan kenyamanan bagi penyandang disabilitas ketika menjalankan berbagai aktivitas.

“Dalam pembangunan fasilitas baru, pemeliharaan sarana yang sudah tersedia juga penting dilakukan. Fasilitas yang rusak atau tidak berfungsi dengan baik dapat menghambat akses masyarakat sehingga perlu diperiksa dan diperbaiki secara berkala,”imbuhnya.

Kasri juga mengharapkan adanya peningkatan kesadaran masyarakat untuk menghormati hak penyandang disabilitas. Sikap saling menghargai dan tidak melakukan diskriminasi merupakan bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang inklusif.

“Agar Keterlibatan penyandang disabilitas dalam menyampaikan kebutuhan dan pengalaman mereka juga dapat membantu meningkatkan kualitas fasilitas. Masukan dari pengguna secara langsung dapat menjadi bahan pertimbangan agar sarana yang disediakan benar-benar bermanfaat,”jelasnya.

Ia menanggapi bahwa koordinasi antara pemerintah daerah, pengelola fasilitas umum, dan pihak terkait diperlukan untuk mendukung pelayanan yang lebih inklusif. Kerja sama tersebut diharapkan dapat mendorong perbaikan fasilitas secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat.

“Kita membutuhkan bahwa Peningkatan fasilitas ramah disabilitas perlu dilakukan secara berkelanjutan agar manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh masyarakat. Pelayanan publik yang mudah diakses tidak hanya meningkatkan kenyamanan, tetapi juga mencerminkan komitmen terhadap kesetaraan hak warga negara,”terangnya.

Melalui perhatian yang lebih besar terhadap fasilitas ramah disabilitas, pelayanan publik di Kalimantan Tengah diharapkan semakin inklusif, aman, dan mudah dijangkau. Kasri Yani berharap seluruh masyarakat, termasuk penyandang disabilitas, dapat memperoleh kesempatan yang setara dalam mengakses layanan dan berpartisipasi dalam pembangunan daerah. (Wid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *