Abdul Hafid

Dorong Pengembangan Kompetensi Digital untuk Memperkuat Daya Saing Tenaga Kerja Lokal di Kalteng

Palangka Raya, Beritakalteng.com – Legislator DPRD Kalimantan Tengah, Abdul Hafid, mendorong pengembangan kompetensi digital untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja lokal. Peningkatan kemampuan digital dinilai penting agar masyarakat mampu mengikuti perkembangan teknologi serta memenuhi kebutuhan dunia kerja yang terus berubah.

Menurutnya, penguasaan teknologi digital kini menjadi salah satu keterampilan yang dibutuhkan dalam berbagai bidang pekerjaan. Karena itu, tenaga kerja lokal perlu mendapatkan kesempatan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan agar mampu bersaing di tengah perkembangan zaman.

“Pengembangan kompetensi digital juga menjadi bagian penting dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Tengah,”kata Abdul.

“Dengan keterampilan yang sesuai, masyarakat diharapkan memiliki peluang lebih besar untuk memperoleh pekerjaan dan mengembangkan karier,”sambung dia.

Abdul mendorong agar peningkatan kemampuan digital dapat menjangkau masyarakat secara luas, termasuk generasi muda yang sedang mempersiapkan diri memasuki dunia kerja. Pembekalan keterampilan sejak dini dapat membantu mereka lebih siap menghadapi perubahan kebutuhan industri.

Selain itu, pelatihan digital perlu disesuaikan dengan kebutuhan lapangan kerja. Materi pelatihan dapat mencakup penggunaan perangkat lunak, pengolahan data, pemasaran digital, hingga pemanfaatan teknologi untuk mendukung kegiatan usaha.

Lebih lanjut, Pemerintah daerah diharapkan terus mendukung program peningkatan keterampilan melalui pelatihan yang mudah diakses masyarakat. Langkah tersebut dapat membantu tenaga kerja lokal mengembangkan kemampuan sekaligus memperluas kesempatan untuk memperoleh pekerjaan yang sesuai.

“Ya, Lembaga pendidikan dan pelatihan juga memiliki peran penting dalam mempersiapkan tenaga kerja yang kompeten. Kerja sama dengan dunia usaha dan industri diperlukan agar keterampilan yang dipelajari sesuai dengan kebutuhan dan perkembangan dunia kerja,”tuturnya.

Di tengah kemajuan teknologi, tenaga kerja tidak cukup hanya mengandalkan kemampuan dasar. Kemampuan beradaptasi, berpikir kritis, memecahkan masalah, serta mempelajari teknologi baru juga diperlukan agar pekerja mampu menghadapi tantangan pekerjaan yang semakin beragam, Kamis (22/10/2026).

Penguasaan kompetensi digital turut membuka peluang bagi masyarakat untuk mengembangkan usaha secara mandiri. Dengan memanfaatkan platform digital, pelaku usaha dapat memperluas pemasaran, menjangkau konsumen baru, dan meningkatkan daya saing produk lokal.

Abdul juga mendorong perhatian terhadap pemerataan akses pelatihan digital, terutama bagi masyarakat yang memiliki keterbatasan fasilitas dan akses teknologi. Dukungan infrastruktur serta pendampingan yang memadai diperlukan agar kesempatan meningkatkan keterampilan dapat dirasakan lebih merata.

“Akan perlunya Peningkatan kompetensi digital perlu dilakukan secara berkelanjutan agar tenaga kerja lokal tidak tertinggal dalam menghadapi perubahan teknologi. Program pelatihan yang rutin dan sesuai kebutuhan dapat membantu masyarakat memperbarui pengetahuan serta meningkatkan kemampuan profesional,”terangnya.

Kolaborasi antara pemerintah, lembaga pendidikan, dunia usaha, dan masyarakat menjadi salah satu langkah penting dalam mendukung pengembangan keterampilan digital. Sinergi tersebut diharapkan mampu menciptakan program yang tepat sasaran dan memberikan manfaat nyata bagi tenaga kerja lokal.

Abdul juga menuturkan untuk melalui pengembangan kompetensi digital, tenaga kerja Kalimantan Tengah diharapkan semakin siap menghadapi persaingan, memanfaatkan peluang kerja, dan berkontribusi terhadap pembangunan daerah.

“Yah, secara Peningkatan keterampilan ini menjadi salah satu upaya untuk membangun sumber daya manusia yang berkualitas dan memiliki daya saing,”ungkapnya. (Wid)


 

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *