
Foto: Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Kabupaten Barito Timur H. Ahmad Fauzi.
Beritakalteng.com – Tamiang Layang – Kepala Seksi Penyelenggaraan Haji dan Umrah (PHU) Kementerian Agama Kabupaten Barito Timur. H. Ahmad Fauzi, menghimbau semua biro perjalanan umroh baik dari Barito Timur maupun luar Barito Timur agar bisa menunda keberangkatan jemaah karena perang terbuka antara Israel-AS dan Iran.
Hal itu dilakukan guna menjaga keselamatan mereka akibat terjadi perang terbuka antara Israel-AS dengan Iran.
“Kalau dari Barito Timur belum ada laporan, jemaah asal Barito Timur. Belum ada laporan dari travel agensi untuk memberangkatkan, sampai sekarang belum ada laporan,” ujar H. Ahmad Fauzi, Kamis (5/3/2026).
Penyebabnya karena memang rata-rata mereka berangkatnya tidak lewat agensi trevel dari Barito Timur, melainkan lewat agensi trevel Kalsel dan Palangkaraya.
“Kebanyakan jemaah kita ini mungkin dari travel Kalsel atau Palangkaraya, kalau trevel agensi Barito Timur belum ada laporan. Artinya aman-aman, belum ada laporan,” katanya.
H. Ahmad Fauzi menghimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan umrah di bulan Ramadhan untuk mempertimbangkan kembali keberangkatannya, mengingat situasi dan kondisi Timur Tengah saat ini.
“Dihimbau dari pusat tentang umrah kalau bisa masyarakat ditunda dulu sampai dengan situasi dan kondisi aman untuk umrah. Jadi masyarakat yang mau umrah diminggu depan ini melihat situasi dan kondisi saat ini,” ujarnya.
Untuk itu, ia berharap para agensi trevel yang sudah punya izin untuk mengurus jemaah umroh sebaiknya minimal mereka melaporkan jemaahnya yang berangkat umroh baik dari Barito Timur maupun luar Barito Timur.
“Kalau sampai sekarang jemaah haji asal Barito Timur yang tertahan belum ada, dan belum ada laporan dari pihak trevel agensi tentang keberangkatan umroh saat ini,” jelasnya.
Mulai berapa jumlahnya, berapa hari mereka di Tanah Suci. Karena selama ini trevel langsung melaporkan ke pusat atau melalui Forum Penyelenggaraan Ibadah Umrah (PPIU).
“Kami menghimbau kepada jemaah agar mengikuti trevel agensi yang tercatat dan terdaftar di Barito Timur, agar memudahkan kontrol untuk masyarakat umrah haji asal Barito Timur. Sekarang masyarakat bebas milih trevel agensi kemanapun, cuma resikonya seandainya ada hal-hal yang terkait di Barito Timur minta laporan dari Kementerian Haji, kami tidak bisa berbuat apa-apa, karena diluar Barito Timur itu masalahnya,” demikian. (ags)
BeritaKalteng.Com Bersama Membangun Kalimantan Tengah