Foto :

Unsur Pimpinan Dewan Kalteng Sepakat Pangkas Dana Penunjang Reses

Foto : Ketua DPRD Kalteng, Wiyatno SP ketika diwawancarai media

Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA- Ketua DPRD Kalteng, Wiyatno SP menyampaikan berdasarkan hasil rapat terbatas antar unsur pimpinan dewan, pimpinan komisi dan pimpinan fraksi pendukung DPRD Kalteng serta kesekretariatan dewan, berkenaan sejumlah agenda kunjungan dewan, baik keluar daerah maupun kedalam daerah, yang banyak tertunda, akibat adanya pandemi COVID-19 yang terjadi di seluruh wilayah Kalimantan Tengah.

Dikatakan Wiyatno, berdasarkan hasil tersebut, pihaknya juga telah sepakat untuk memangkas anggaran penunjang reses, yang nilainya hampir mencapai Rp. 2,1 milyar. Dimana, anggaran tersebut akan masuk menjadi dana Silpa. Dan, peruntukkannya akan dibahas pada rapat pembahasan perubahan anggaran.

“Jadi, untuk saat ini kita juga masih belum bisa menentukkan peruntukkan anggaran silpa tersebut, karena itu akan dibahas dalam rapat-rapat berikutnya,” Ucap Wiyatno, Senin (06/04) tadi pagi.

Yang pasti, rapat pembahasan perubahan anggaran, akan dilakukan sesegera mungkin, lanjut Politisi Partai PDI-P Kalteng ini mengatakan, perlu diingat juga, ini berkaitan dengan penggeseran mata anggaran.

“Maka, ini tidak serta merta kita bisa menggeser mata anggaran, dan itu perlu dibahas antar pihak, yakni antar legislatif dan eksekutif guna mendapat kesepahaman bersama,” Katanya.

Begitu pula untuk rapat di kalangan dewan, sambung Wiyatno, saat ini pihaknya juga mengadakan rapat secara terbatas, hanya diikuti oleh unsur pimpinan, dengan tetap mengikuti berbagai protap-protap kesehatan, yang dianjurkan oleh pemerintah, seperti menjaga jarak sekitar 3 meter, dan itu sifatnya pun terbatas, hanya diikuti oleh unsur pimpinan saja.

Berkenaan dengan penggunaan anggaran, dari dana Silpa tersebut, lanjut Wiyatno mengatakan, pihaknya masih belum bisa menentukan untuk apa saja, karena itu akan disampaikan pada rapat pembahasan perubahan anggaran nanti.

“Yang pasti, kita berharap agar anggaran perubahan tersebut, dapat digunakan sebagaimana tujuannya, termasuk pula untuk penanganan COVID-19,” Usul Ketua DPRD Kalteng tersebut.

Sebagai informasi tambahan, pada hari ini Senin 06 Maret 2020 pagi tadi, unsur pimpinan DPRD Kalteng sudah melakukan rapat terbatas, berkaitan dengan sejumlah agenda dewan yang tertunda, termasuk rencana pemangkasan anggaran pendukung reses, yang akan dimasukan ke dalam silpa.

Wiyatno menambahkan, apakah itu nanti anggaran silpa tersebut akan digunakan sepenuhnya untuk penanganan korona atau tidak, nanti dilihat saja pada pembahasan perubahan anggaran berikutnya.(YS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *