M. Rusdi Gozali

Dorong Pengembangan Pertanian Lokal untuk Perkuat Ketahanan Pangan Kalimantan Tengah

Palangka Raya, Beritakalteng.com – Legislator DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), M. Rusdi Gozali, menilai potensi pertanian lokal memiliki peluang besar untuk memperkuat ketahanan pangan daerah. Pengembangan sektor pertanian dinilai penting untuk meningkatkan ketersediaan bahan pangan, mendukung perekonomian masyarakat, serta mengoptimalkan pemanfaatan sumber daya lokal di Kalimantan Tengah, Senin (26/10/2026).

Menurutnya, sektor pertanian memiliki peran penting dalam memenuhi kebutuhan pangan masyarakat. Karena itu, potensi pertanian yang dimiliki setiap wilayah perlu dikembangkan secara terencana agar mampu menghasilkan produk pangan yang berkualitas dan memberikan manfaat bagi masyarakat.

Rusdi mengatakan, penguatan pertanian lokal dapat menjadi salah satu langkah untuk mengurangi ketergantungan terhadap pasokan pangan dari luar daerah. Dengan meningkatkan produksi lokal, kebutuhan masyarakat diharapkan dapat dipenuhi secara lebih optimal sekaligus membuka peluang ekonomi bagi petani.

“Potensi pertanian lokal perlu dikembangkan secara maksimal untuk memperkuat ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” kata Rusdi.

Ia menuturkan, pengembangan pertanian membutuhkan dukungan yang sesuai dengan kebutuhan petani, mulai dari ketersediaan benih berkualitas, pupuk, peralatan pertanian, hingga pendampingan dalam proses produksi. Dukungan tersebut diperlukan agar kegiatan pertanian dapat berjalan lebih efektif dan menghasilkan panen yang optimal.

Selain itu, peningkatan kemampuan petani dalam menerapkan metode pertanian yang tepat juga perlu diperhatikan. Melalui pelatihan dan pendampingan, petani diharapkan dapat meningkatkan produktivitas, menjaga kualitas hasil panen, serta menyesuaikan pola tanam dengan kondisi lahan dan cuaca.

Rusdi menambahkan, pembangunan infrastruktur pendukung pertanian menjadi salah satu faktor penting dalam memperkuat produksi pangan daerah. Akses jalan menuju lahan pertanian, sarana irigasi, dan fasilitas penyimpanan hasil panen dapat membantu memperlancar kegiatan produksi serta distribusi hasil pertanian.

Menurutnya, pengembangan pertanian lokal juga perlu diikuti dengan upaya memperluas akses pemasaran bagi petani. Hasil panen yang dapat dipasarkan dengan baik akan memberikan peluang bagi petani untuk memperoleh pendapatan yang lebih layak sekaligus mendorong keberlanjutan kegiatan pertanian.

“Ini perlu mengungkapkan, kerja sama antara pemerintah daerah, petani, kelompok tani, dan pelaku usaha perlu terus diperkuat. Kolaborasi tersebut dapat membantu mengatasi kendala produksi, meningkatkan kualitas hasil pertanian, serta membuka peluang pemasaran yang lebih luas bagi produk pangan lokal,”ujarnya.

Lebih lanjut, Rusdi menilai pengolahan hasil pertanian juga berpotensi meningkatkan nilai tambah produk lokal. Hasil panen yang diolah menjadi produk siap konsumsi atau produk turunan dapat memberikan peluang usaha baru bagi masyarakat, termasuk kelompok usaha kecil di wilayah pedesaan.

Ia menambahkan, generasi muda juga perlu didorong untuk terlibat dalam pengembangan sektor pertanian. Pemanfaatan teknologi, inovasi dalam proses produksi, dan pemasaran digital dapat menjadi peluang bagi anak muda untuk mengembangkan usaha pertanian yang lebih produktif dan sesuai dengan perkembangan zaman.

Rusdi berharap, pengembangan potensi pertanian lokal dapat dilakukan secara berkelanjutan dengan memperhatikan kebutuhan masyarakat dan kondisi lingkungan. Perencanaan yang baik diperlukan agar peningkatan produksi pangan dapat berjalan seiring dengan pemanfaatan sumber daya alam secara bijaksana.

“Dalam ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan bahan pangan, tetapi juga menyangkut kemudahan masyarakat dalam memperoleh pangan yang cukup dan berkualitas. Oleh sebab itu, penguatan produksi lokal perlu didukung dengan distribusi yang baik serta upaya menjaga kestabilan pasokan pangan di berbagai wilayah,”tuturnya.

Melalui pengembangan potensi pertanian lokal, Kalimantan Tengah diharapkan mampu memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan kesejahteraan petani. Dukungan berbagai pihak, peningkatan produktivitas, dan perluasan pemasaran menjadi bagian penting dalam mendorong sektor pertanian sebagai salah satu kekuatan ekonomi daerah. (Wid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *