Agie

Pemerataan Akses Digital untuk Perluas Peluang Belajar dan Tingkatkan Kualitas Pendidikan di Kalteng

Palangka Raya, Beritakalteng.com – Legislator DPRD Kalimantan Tengah (Kalteng), Agie, menilai pemerataan akses digital menjadi salah satu faktor penting dalam memperluas kesempatan belajar bagi pelajar di daerah. Ketersediaan jaringan internet dan pemanfaatan teknologi pendidikan diharapkan mampu mendukung proses pembelajaran sekaligus meningkatkan kualitas sumber daya manusia di Kalimantan Tengah.

Menurutnya, perkembangan teknologi memberikan peluang bagi dunia pendidikan untuk menghadirkan metode pembelajaran yang lebih beragam. Melalui akses digital yang memadai, pelajar dapat memperoleh bahan belajar tambahan, mencari informasi, dan mengembangkan pengetahuan sesuai dengan kebutuhan pembelajaran, Jumat (23/10/2026).

Agie mengatakan, pemerataan akses digital perlu menjadi perhatian agar manfaat teknologi pendidikan dapat dirasakan oleh pelajar di berbagai wilayah, termasuk daerah yang masih menghadapi keterbatasan jaringan internet. Dengan dukungan yang tepat, kesempatan memperoleh sumber belajar diharapkan semakin terbuka bagi seluruh pelajar.

“Akses digital yang merata dapat membuka kesempatan belajar lebih luas bagi pelajar di Kalimantan Tengah,” kata Agie.

Ia menuturkan, pemanfaatan teknologi dalam pendidikan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan internet, tetapi juga kemampuan menggunakan perangkat digital secara tepat. Karena itu, pelajar perlu mendapatkan pendampingan agar teknologi dapat dimanfaatkan untuk menunjang kegiatan belajar dan meningkatkan keterampilan.

“Selain akses jaringan, ketersediaan perangkat pendukung pembelajaran juga perlu diperhatikan. Komputer, tablet, maupun perangkat lain yang sesuai dengan kebutuhan sekolah dapat membantu pelajar mengakses materi pembelajaran digital dan mengikuti kegiatan belajar secara lebih fleksibel,”ucapnya.

Agie menambahkan, sekolah dan tenaga pendidik memiliki peran penting dalam mengoptimalkan pemanfaatan teknologi. Guru perlu memperoleh dukungan dan pelatihan agar mampu menggunakan sumber belajar digital secara efektif serta menyesuaikan metode pembelajaran dengan kebutuhan peserta didik.

“Ini lebih menurutnya, kesenjangan akses digital dapat memengaruhi kesempatan pelajar dalam memperoleh informasi dan materi pembelajaran. Oleh sebab itu, upaya memperluas jaringan internet dan meningkatkan ketersediaan fasilitas digital perlu dilakukan secara bertahap sesuai dengan kebutuhan setiap wilayah,”tuturnya.

Ia juga menilai bahwa literasi digital perlu diperkuat agar pelajar mampu menggunakan teknologi secara bijak dan bertanggung jawab. Kemampuan memilah informasi, menjaga keamanan data pribadi, serta menghindari penyebaran informasi yang tidak benar menjadi keterampilan penting di tengah perkembangan teknologi.

Lebih lanjut, Agie mengungkapkan bahwa dukungan pemerintah, sekolah, keluarga, dan masyarakat diperlukan untuk membangun lingkungan belajar digital yang positif.

“Kolaborasi tersebut dapat membantu mengatasi kendala penggunaan teknologi sekaligus mendorong pelajar memanfaatkan internet untuk kegiatan yang produktif,”jelas dia.

Ia menambahkan, pengembangan pembelajaran digital sebaiknya tetap memperhatikan kebutuhan belajar secara langsung di sekolah. Teknologi perlu menjadi sarana pendukung yang melengkapi peran guru, interaksi antarpelajar, serta pembentukan karakter dalam proses pendidikan.

Agie berharap, pemerataan akses digital dapat terus dikembangkan melalui program yang terarah dan berkelanjutan. Perhatian terhadap wilayah yang memiliki keterbatasan jaringan serta dukungan fasilitas pembelajaran diharapkan dapat memperluas kesempatan belajar bagi pelajar di seluruh Kalimantan Tengah.

Ia menegaskan, akses terhadap teknologi pendidikan perlu diiringi dengan peningkatan kualitas pembelajaran dan kemampuan sumber daya manusia. Dengan dukungan tersebut, pelajar diharapkan mampu mengembangkan potensi, meningkatkan keterampilan, dan mempersiapkan diri menghadapi tantangan pendidikan maupun dunia kerja pada masa mendatang.

Melalui pemerataan akses digital, pelajar Kalimantan Tengah diharapkan memperoleh kesempatan yang lebih luas untuk belajar, berinovasi, dan meraih prestasi.

“Kerja sama berbagai pihak menjadi bagian penting dalam mewujudkan pemanfaatan teknologi pendidikan yang inklusif dan memberikan manfaat bagi generasi muda,”tutupnya. (Wid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *