Kuatkan Komitmen Siap Siaga Bencana, Pemkab Barito Timur Gelar Pelatihan Relawan

Beritakalteng.com – Tamiang Layang – Pemerintah Kabupaten Barito Timur Gelar Pelatihan Relawan Vertikal Rescue untuk menguatkan komitmen dalam kesiapsiagaan bencana. Hal tersebut dapat diketahui saat Bupati Barito Timur M Yamin membuka pelatihan tersebut, Kamis (23/7/2026).

Digelar dihalaman Kantor BPBD-DAMKAR, kegiatan ini turut dihadiri Wakil Bupati Barito Timur, Adi Mula Nakalelu, OPD terkait, pihak perusahaan, serta diikuti para calon relawan dari berbagai kelompok, mulai dari Relawan Matabu Jaya, Relawan Mungkur Kandangan, Relawan Aneka, Relawan Marahu, Sulung Rescue, MPA Desa Bagok, kemudian, TRC BPBD Damkar Kabupaten Barito Timur.

Melalui sesi arahannya, M. Yamin mengatakan bahwa wilayah Kabupaten Barito Timur memiliki potensi berbagai macam bencana, mulai dari kebakaran hutan dan lahan, kebakaran pemukiman, banjir, tanah longsor serta angin kencang.

“Bencana tidak pernah memberi pemberitahuan waktu kedatangannya. Ketika bencana datang, yang paling dibutuhkan bukan hanya alat bantuan, melainkan manusia-manusia berhati mulia yang siap datang lebih dahulu, bertindak lebih cepat, dan berjuang lebih keras demi menyelamatkan sesama,” jelasnya.

Maka dari itu, keberadaan relawan memiliki peran penting dalam upaya penanggulangan bencana. Lanjut, para relawan merupakan bagian dari kekuatan masyarakat yang siap kapan saja membantu apabila terjadi keadaan darurat.

Bupati mengungkapkan rasa apresiasinya peran Corporate Social Responsibility (CSR) PT Adaro Indonesia yang selama ini telah aktif bersinergi bersama Pemerintah Kabupaten Barito Timur dalam penanganan bencana.

Berbagai bentuk dukungan sudah di berikan, diantaranya bantuan logistik bagi korban terdampak bencana serta bantuan sarana fisik berupa mobil pemadam kebakaran dan ambulans.

“Atas nama masyarakat dan Pemerintah Kabupaten Barito Timur, saya memberikan apresiasi setinggi-tingginya dan terimakasih yang sebesar-besarnya atas peran aktif CSR PT Adaro Indonesia atas terselenggaranya pelatihan hari ini,” jelasnya.

Diakhiri acara, Bupati berpesan kepada para relawan agar dalam kegiatan pelatihan ini harus bersungguh-sungguh. Sebab, kata Bupati, selama pelatihan, para peserta akan mendapatkan pengetahuan dan keterampilan penting yang berkaitan langsung dengan keselamatan dan nyawa manusia.

Kembali ke pembahasan, Bupati selalu mengingatkan agar para relawan harus memegang teguh amanah, dalam mengahadapi resiko bencana dan ini merupakan tanggung jawab bersama, baik itu dari jajaran kepemerintahan maupun dari lingkup stakeholder lainnya.

“Tanamkan rasa amanah. Menjadi relawan berarti memegang kepercayaan atas nyawa orang lain. Jangan pernah meremehkan tugas sekecil apapun,” ujarnya.

Dirinya juga berharap agar barisan relawan yang terbentuk dapat menjadi garda terdepan Kabupaten Barito Timur dalam menghadapi berbagai potensi bencana.

“Jika bencana datang lagi, kita tidak lagi panik, tidak lagi bingung, dan tidak lagi sendirian. Kita siap, kita sigap, dan kita pasti bisa bangkit bersama,” demikian. (ags)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *