Diramal Hadapi Cuaca Ekstrem, Transportasi Laut dan Udara Masih Aman

Genangan air di ruas jalan di Kota Sampit akibat hujan deras. Foto: Tommy Barito

BERITAKALTENG.COM, SAMPIT– Dalam beberapa waktu kedepan, Kabupaten Kotawaringin Timur berpotensi diterjang cuaca ekstrem. Meski begitu, transportasi jalur laut dan udara dipastikan masih dalam kondisi aman.

“Untuk transportasi udara dan transportasi laut masih dalam kondisi yang aman, visibilitas di Bandara H Asan Sampit masih normal, demikian pula ketinggian gelombang di laut masih aman bagi kapal-kapal yang berlayar,” kata Forecaster BMKG Bandar Udara H Asan Sampit Mulyono Leonardo, Kamis (22/09/2022).

Berdasarkan prakiraan Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Bandar Udara H Asan Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur akan menghadapi terjangan cuaca ekstrim. Potensi terjadinya dari tanggal 22 hingga 24 September 2022.

Ia menjelaskan, kondisi cuaca secara umum sudah memasuki musim hujan pada minggu pertama bulan September 2022. Untuk masyarakat yang menetap di wilayah langganan banjir dan rawan longsor wajib waspada.

Mulyono menjelaskan, secara umum wilayah Kotim terbagi dua, yaitu wilayah utara dan selatan. Untuk daerah utara sejak minggu pertama September sudah memasuki musim hujan, sedangkan wilayah selatan terjadi pada minggu kedua September.

“Berdasarkan analisis enso yang sudah dirilis oleh BMKG, kita masuk ke fase El Nino lemah, yaitu penambahan curah hujan di wilayah Indonesia secara umum, dan secara khusus di wilayah Kotim berdampak pada penambahan curah hujan yang cukup signifikan,” terang Mulyono. (Tommy Barito)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.

%d blogger menyukai ini: