Srikandi Dewan Provinsi Kecam Pelaku Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak

FOTO : Anggota Komisi I DPRD Kalteng Hj. Rusita Irma

Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA – Sejumlah kasus kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak yang terjadi di wilayah Kalimantan Tengah, mendapat perhatian dari kalangan anggota DPRD Kalteng, 

Seperti yang disampaikan oleh Komisi I DPRD Kalteng Hj. Rusita Irma bahwa dirinya mengencam setiap perbuatan dari pihak manapun yang telah melakukan perbuatan kekerasan seksual, terhadap perempuan dan anak di bawah umur.

“Kami meminta agar para pelaku diberikan hukuman yang berat sebagai efek jera, dan perhatian bagi yang lain, untuk kejadian serupa tidak terulang lagi,” ucap Rusita Irma, Kamis (5/8/2021).

Srikandi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Provinsi Kalimantan Tengah ini mengatakan bahwa setiap tindak kekerasan terhadap perempuan dan anak tidak dapat ditolerir, sebab itu ia menilai hukuman yang harus diberikan hakim harus maksimal, sehingga kedepan tidak ada lagi pelaku lainnya berani melakukan hal sama.

Anggota Kaukus Perempuan Parlemen DPRD Kalteng ini juga menuturkan bahwa setiap kasus kekerasan seksual yang terjadi belakangan ini, diharapkan dapat menjadi perhatian kita bersama.

Untuk mencegah hal itu, ada baiknya jika pemerintah melakukan sosialisasi ke masyarakat tentang tindak kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak.

Dalam Undang-Undang (UU) Nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak memberikan jaminan hukuman yang berat kepada para pelaku yang melakukan perbuatan tersebut. 

Mantan anggota dewan Kabupaten Pulang Pisau tersebut juga menegaskan, setiap tindak pidana kekerasan seksual terhadap perempuan dan anak, memiliki konsekuensi hukuman yang berat. Setiap kasus yang ada harus mendapat perhatian serius dari aparat penegak hukum.

Bukan tanpa alasan, pihaknya sangat mengecam hingga meminta para pelaku diberikan hukuman yang seberat-beratnya, mengingat apa yang telah dilakukan para pelaku telah merusak masa depan, bahkan meninggalkan trauma yang mendalam dan berkepanjangan bagi korban.

Lebih dalam, Wakil rakyat asal Dapil V Kalteng meliputi Kabupaten Kapuas dan Pulang Pisau (Pulpis) ini mengingatkan, selain aparat penegak hukum, orang-orang disekitar harus meningkatkan kepedulian, sehingga kejadian kekerasan terhadap perempuan dan anak dapat di tekan.

“Kami juga menghimbau kepada masyarakat agar pengawasan semakin ditingkatkan. Tidak hanya orangtua saja, orang-orang disekitar juga harus peduli. Selain itu juga regulasi tentang perlindungan perempuan dan anak harus gencar dikampanyekan kepada masyarakat. Sehingga kehadiran perempuan dan anak benar-benar dapat terjamin dan terlindungi dimanapun mereka berada,.” tandasnya.(a2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: