Dewan Kalteng Ini Minta Food Estate Wajib Libatkan Masyarakat Lokal

FOTO : Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Bryan Iskandar

Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA – Keberadaan food estate di wilayah Kalimantan Tengah diharapkan dapat menjadi program yang dapat mensejahterakan masyarakat khususnya masyarakat lokal.

Seperti yang disampikan oleh Anggota Komisi IV DPRD Kalteng, Bryan Iskandar bahwa keberadaan pembukaan lahan pertanian baru tentunya harus didukung dengan Sarana Prasarana (Sapras) dan tenaga kerja yang memadai.

“secara otomatis adanya wacana pembukaan lahan baru tersebut juga berpotensi mendatangkan transmigrasi dari luar Bumi Tambun Bungai,” kata Bryan, rabu (12/5/2021).

Wakil rakyat dari Daerah Pemilihan (Dapil) III meliputi Kabupaten Kotawaringin Barat (Kobar), Lamandau dan Sukamara ini juga meminta agar adanya pengkajian lebih dalam dalam oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov), agar wacana pembukaan lahan tersebut melibatkan dan memberdayakan tenaga kerja lokal, dibandingkan mendatangkan transmigrasi baru.

“Sejauh ini, Pemprov masih belum berpihak terkait pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) lokal, sebagai upaya dalam menunjang keberhasilan program Food Estate serta peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Dirinya kembali berpendapat, pembukaan lahan baru jelas membutuhkan tenaga kerja yang memadai, sehingga wacana ini berpotensi mendatangkan transmigrasi.

fakta saat ini masyarakat belum siap dengan sejumlah parameter penunjang Food Estate. Sehingga Pemprov Kalteng diharapkan merealisasi pengembangan SDM lokal, salah satunya yaitu dengan lebih mengaktifkan Balai Latihan Kerja (BLK) dalam bidang pertanian.

“saat adanya tantangan baru seperti potensi masuknya transmigrasi, tidak terjadi konflik horizontal karena masyarakat kita sudah siap menghadapi persaingan,” tutup politisi  Partai NasDem ini.(a2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *