Kemajuan UPR Perlu Dukungan Semua Pihak

FOTO : Rektor Universitas Palangka Raya (UPR) Dr. Andrie Elia, SE, MSi.

Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA – Universitas Palangka Raya (UPR) yang merupakan perguruan tinggi negeri tertua di Kalimantan Tengah ini terus menujukan eksistensinya, baik di tingkat nasional, bahkan sampai ke tingkat internasional.

Keberadaan Gedung Pusat Pengembangan IPTEK dan Inovasi Gambut yang memiliki 7 lantai yang terdiri dari sejumlah ruangan kuliah bertarap internasional, serta tempat pertemuan tersebut merupakan sebuah pencapaian yang sangat luar biasa selama kepemimpinan Dr. Andrie Elia, SE, MSi sebagai Rektor.

FOTO : Gedung Pusat Pengembangan IPTEK dan Inovasi Gambut UPR.

Dr. Andrie Elia ketika melakukan peninjauan ke sejumlah ruangan bersama sejumlah awak media menyampaikan, hasil yang diinginkan tidak akan diperoleh tampa adanya dukungan dari semua pihak, baik itu dari seluruh civitas akademika, masyarakat bahkan awak media.

“untuk itu, kebutuhan informasi, dan keterbukaan informasi publik sangat penting. Hal ini tentu sangat diperlukan oleh masyarakat luas. untuk itu kita menjalin kerjasama dengan media, dengan tujuan untuk meningkatkan pengembangan informasi publik di UPR dalam hal pembangunan dan layanan publik,” kata Andrie, Minggu (4/4/2021).

FOTO : Rektor UPR, Dr. Andrie Elia, SE, MSi ketika menandatangai komitmen besama dengan sejumlah media guna meningkatkan pengembangan informasi publik di UPR dalam hal pembangunan dan layanan publik

Tidak sampai disitu saja, salah satu tokoh masyarakat Kalimantan Tengah ini juga rencananya ditahun 2021 ini akan kembali membangun gedung perkuliahan terpadu bertarap internasional.

Itu dibuktikan dengan UPR salah satu perguruan tinggi yang berhasil memperoleh dana hibah dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) setelah bersaing dengan 4700 lebih perguruan tinggi yang ada di Indonesia.

Dalam upaya berkontribusi mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) baik lokal, nasional dan internasional yang unggul. Saat ini pihak UPR tengah menggodok proposal untuk memperjuangkan dana load luar nergeri yang dananya mencapai 
Rp300 miliar sampai dengan Rp1 triliun.

Yang nantinya akan digunakan untuk pembangunan laboratorium, hutan penilitan, dan fasilitas penunjang kampus lainya. Sekedar diketahui, saat ini UPR sudah menanam 5000 lebih Maranti Merah dilingkungan kampus, yangmana kedepanya hutan maranti merah tersebut akan dijadikan sebagai salah satu pusat penelitian.

” kedepan saya juga berkeinginan agar UPR menjadi lembah kesehatan Indonesia. Tentu kedepanya kita harus ada pengembangan rumah sakit pendidikan,” beber Ketua Harian Dewan Adat Dayak (DAD) Kalteng ini.

Prestasi yang dihasilkan diraih selama kepemimpinan Rektor UPR yang memiliki ciri khas peci bermotif loreng macan kalimantan ini tidak hanya dari sisi peningkatan pembangunan sarana pendukung perkuliahan saja, akan tetapi dari program studi (prodi) pun menujukan arah kemajuan yang lebih baik lagi.

Dimana  saat ini, 96 persen program studi (prodi) di UPR sudah berakreditasi B, bahkan ada dua prodi yang sudah berakreditasi A. Kendati masih ada prodi yang masih berakreditas C, tapi saat ini masih menunggu hasi reakreditasi dari BAN-PT.(a2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: