Pasien Covid-19 Barsel Capai 104 Orang, Dusel Mendominasi

Terus Bertambah : Jumlah pasien terkonfirmasi positif Covid-19 Barsel kembali bertambah sebanyak 10 orang, Minggu (26/7/2020), total kini jumlah kasus Sars Cov 2 di Bumi Batuah itu mencapai 104 kasus.

Beritakalteng.com, BUNTOK – Jumlah pasien positif virus Korona (Covid-19) di Kabupaten Barito Selatan terus alami penambahan, sampai Minggu (26/7/2020) jumlahnya sudah menyentuh angka 104 orang, Kecamatan Dusun Selatan (Dusel) merupakan penyumbang terbanyak dengan 76 kasus.

Sebagaimana disampaikan oleh juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 (GTPPC-19) Barsel, dr. Djulita Kurniadia Palar, total angka tersebut merupakan hasil penambahan sebanyak 10 orang lagi pasien asal Dusel, yang pada umumnya memiliki kontak erat dengan pasien sebelumnya.

“Bertambahnya, 10 orang berdasarkan hasil swab yang kita terima hari ini, (semua) dinyatakan positif,” terangnya.

Dengan jumlah 11 kasus suspec, probable 1 orang, positif 76 orang, sembuh 25 orang, dalam perawatan 48 orang dan meninggal dunia 3 orang, saat ini Dusel bisa dikatakan sebagai pusat pandemi (epicentrum) di Barsel.

Jumlah kasus tersebut, jauh meninggalkan lima kecamatan lainnya, yakni Jenamas 9 kasus positif, Dusun Hilir 8 kasus, Karau Kuala 7 kasus, Gunung Bintang Awai (GBA) 3 kasus dan Dusun Utara sebanyak 1 kasus.

Selain itu, pria yang akrab disapa dokter Djul ini, juga mengungkapkan bahwa ada satu orang pasien juga dinyatakan sembuh dari Sars Cov 2 itu dan diperbolehkan pulang kerumahnya.

Selanjutnya Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Barsel itu, juga membenarkan bahwa dari sekian banyak kasus konfirmasi positif tersebut, ada beberapa kasus diantaranya merupakan pejabat di Satuan Organisasi Perangkat Daerah (SOPD) di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) setempat.

“Ada pejabat yang kena dan sudah dilakukan penanganan,” ungkap Djul.

Djul juga meyakini, dari semua kasus konfirmasi positif tersebut, sudah adanya penyebaran secara lokal (transmisi lokal) kemungkinan sudah terjadi.

“Bisa dikatakan sudah ada transmisi lokal,” yakininya.

Ia membeberkan, secara kumulatif, rincian dari jumlah 104 kasus itu yakni 39 pasien sembuh, 61 pasien masih dalam perawatan dan 4 pasien meninggal dunia.

Pihaknya mengingatkan kepada masyarakat untuk menerapkan protokol kesehatan, terutama wajib menggunakan masker saat beraktivitas di luar rumah dan harus jaga jarak.

“Kita meminta masyarakat wajib menerapkan protokol kesehatan, karena saat ini Kabupaten berjuluk Dahani Dahanai Tuntung Tulus sudah masuk tahap fase transmisi lokal,” ingatkan Djul.

Ia menambahkan, Pemkab melalui GTPPC-19 tetap fokus pada pencegahan penularan virus corona dengan upaya menemukan penemuan penderita agar rantai penularan penyakit bisa diatasi.

Sementara itu, ditambahkan oleh Wakil Bupati sekaligus Wakil Ketua GTPPC-19 Barsel, Satya Titiek Atyani Djoedir, meminta agar seluruh masyarakat kabupaten berjuluk Bumi Batuah itu, untuk lebih waspada dan saling bahu-membahu mencegah penyebaran Covid-19 yang lebih luas lagi.

“Yang pasti masyarakat harus sadar bahwa covid ini tidak main-main, seperti kemaren dengan bandel mereka maksa pulang padahal masih positif,” imbaunya.

“Dan pasien yang positif nambah itu katanya semua dari luar Barsel.
Para tenaga kesehatan kita kewalahan dan lelah selalu pada pihak yang disalahkan/ terpojok. Ayolah semua kita bersama menjaga diri kita masing-masing untuk menhadapi covid ini. Semua protokol kesehatan dilaksanakan dengan baik,” tambahkan Aty mengingatkan.(Sebastian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: