Dewan Kota Dukung Langkah Pemerintah Meniadakan UN 2020

Foto : Wakil Ketua II Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Shopie Ariany

Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA- Dampak pandemi wabah Corona Virus Disease (COVID-19), tampaknya tidak hanya berpengaruh pada sektor kesehatan saja, melainkan pada sektor lainnya juga turut terpengaruh oleh virus tersebut.

Seperti, sektor pendidikan misalnya, dimana saat ini seluruh sekolah telah diliburkan, bahkan kabarnya terakhir ini, pemerintah pusat juga meniadakan Ujian Nasional (UN) Tahun 2020, mulai dari satuan pendidikan Sekolah Dasar (SD), hingga Sekolah Menengah Atas (SMA) sederajat.

Langkah ini diambil oleh pemerintah, dimaksudkan untuk melindungi para siswa, dari penyebaran COVID-19, yang kian tidak terkendali.

Berkenaan hal itu, Wakil Ketua II Komisi C DPRD Kota Palangka Raya, Shopie Ariany menjelaskan, keputusan tersebut telah disepakati Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) bersama Komisi X DPR RI.

“Ini merupakan inisiatif yang sangat tepat, mengingat wabah Covid-19 saat ini sedang marak yang terjadi di beberapa daerah Indonesia saat ini salah satunya Kalimantan Tengah (Kalteng) di Kota Palangka Raya,” Ucap Srikandi Partai Perindo Kota Palangka Raya tersebut, Sabtu (28/03).

Shopie juga menambahkan, keselamatan anak didik hal yang paling penting, pasalnya mereka merupakan para generasi penerus bangsa, yang akan melanjutkan pembangunan daerahnya, dan suatu kewajiban kita untuk melindunginya.

Berdasarkan surat edaran, lanjut Shopie dari Gubernur dan Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Pemerintah Provinsi maupun Kota, agar menjadi panduan bagi semua sekolah yang ada di Kalteng, khususnya di Kota Palangka Raya ini.

“Apabila UN dihapuskan, hasil kelulusan siswa, dapat dinilai berdasarkan hasil ulangan harian, yang sudah dilaksanakan beserta nilai raport berdasarkan hasil rekapan dari para guru sekolah setempat,” Ujar Shopie.

Selain itu, pihaknya tidak lupa untuk selalu mengingatkan kepada seluruh para orang tua/wali siswa, agar selalu  menjaga anak-anaknya, untuk dapat berdiam diri di rumah, demi menghindari terjadinya kontak langsung, dengan orang-orang disekitar, terutama pada tempat keramaian.

“Pentingnya orang tua selalu melakukan pengawasan kepada anaknya, guna memperkecil  penularan dan persebaran COVID-19, yang saat ini kian meresahkan. Agar selalu memberikan edukasi, bagaimana cara pencegahan, dengan menerapkan social distancing setiap harinya,” Tukas Shopie.(YS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: