Peningkatan Akreditasi Prodi, Tim Faperta UPR Kembangkan Kawasan Pertanian Terpadu

Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA- Fakultas Pertanian Universitas Palangka Raya (Faperta UPR), terus melakukan berbagai upaya meningkatkan akreditasi, yangmana salah satunya melalui pengembangan kawasan pertanian terpadu UPR.

Hal ini, seperti yang disampaikan oleh Dekan Faperta UPR, Dr Ir Sosilawaty MP,  melalui Wakil Dekan Bidang Akademik Faperta UPR, Dr Nyahu Rumbang MP ketika dibincangi awak media, Rabu (12/2)

Dr Nyahu Rumbang MP menyampaikan, saat ini Faperta UPR sedang giat-giatnya mengupayakan, untuk meningkatkan akreditasi dari masing-masing prodi yang ada di bawah Faperta UPR.

“Yangmana, untuk prodi yang memiliki akreditasi B, diantaranya agroteknologi, agribisnis, kehutanan, budidaya perairan, manajemen sumberdaya perairan, teknologi hasil perikanan, peternakan.”

“Sedangkan, untuk prodi yang masih memiliki akreditasi C, ialah prodi Teknologi Industri Pertanian yang memang prodi baru, dengan akreditasi bawaannya,” terang Dr Nyahu Rumbang yang juga selaku ketua tim pengembangan kawasan pertanian terpadu UPR ini.

Lanjut Dr Nyahu Rumbang, melalui pengembangan kawasan pertanian terpadu UPR ini,  maka akan menjadi wadah edukasi dari mahasiswa Faperta UPR, sekaligus pula menjadi inkubator bisnis, sebagaimana adanya anjuran dari Kemenristekdikti, yang menginginkan pada setiap perguruan tinggi, bisa memiliki inkubator bisnis.

Pada kawasan pertanian terpadu UPR tersebut, diharapkan menjadi wadah untuk mahasiswa, dapat belajar dan mempraktikkan ilmu yang diperoleh, selama di perkuliahan. Sekaligus pula, menjadi tempat untuk mengajarkan para mahasiswa, untuk bisa menjadi seorang enterpreneur (berwirausaha), pada sektor usaha pertanian, perikanan, perkebunan dan kehutanan.

Selain itu, berkenaan dengan upaya mendorong meninggatkan akreditasi prodi, ialah ketika nanti ada tim asesor melakukan peninjauan, maka sudah pasti kami akan membawa tim ke lokasi kawasan pertanian terpadu UPR, untuk melihat secara langsung, semua aktifitas yang dilakukan oleh Faperta UPR.

Dalam mempersiapkan Sumber Daya Manusia (SDM),  lulusan dari Faperta UPR, agar bisa memiliki kemampuan, keterampilan, handal dan memiliki daya saing. Kendati dengan keterbatasan anggaran, upaya pengembangan kawasan pertanian terpadu UPR, akan terus berjalan.

Timpal Dr Nyahu Rumbang MP, melalui kawasan pertanian terpadu juga, merupakan wujud nyata keseriusan UPR, melalui Faperta UPR, untuk mendorong sebagai perguruan tinggi yang menjadi pusat kajian gambut. Sekaligus pula, mempersiapkan mahasiswa untuk menjadi seorang wirausaha muda, karena disana mahasiswa tidak hanya diajarkan membudidaya, tapi juga termasuk pada pemasaran.(YS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: