Palangka Raya, Beritakalteng.com – Anggota Komisi II DPRD Kalteng, Sutik, menilai budaya hidup bersih perlu terus diperkuat demi mewujudkan kualitas lingkungan yang lebih baik di Kalimantan Tengah. Kesadaran menjaga kebersihan menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan yang sehat, nyaman, dan tertata, Selasa (27/10/2026).
Menurutnya, budaya hidup bersih perlu diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik di lingkungan rumah, sekolah, tempat kerja, maupun fasilitas umum. Kebiasaan sederhana tersebut dapat memberikan dampak positif apabila dilakukan secara konsisten oleh masyarakat.
“Menjaga kebersihan lingkungan bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan juga membutuhkan keterlibatan seluruh masyarakat. Kerja sama yang baik dapat membantu menciptakan lingkungan yang lebih terawat dan mendukung kenyamanan bersama,”tuturnya.
Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah membiasakan diri membuang sampah pada tempatnya. Selain itu, masyarakat juga perlu memperhatikan pengelolaan sampah agar tidak menumpuk dan mengganggu kebersihan lingkungan sekitar.
“Budaya hidup bersih juga dapat dimulai dari lingkungan keluarga. Orang tua dapat memberikan contoh kepada anak-anak melalui kebiasaan menjaga kebersihan rumah, merapikan barang, serta menjaga halaman agar tetap bersih dan nyaman,”tanggapnya.
Selain di lingkungan keluarga, kebiasaan hidup bersih perlu diperkuat di sekolah dan tempat kerja. Lingkungan yang bersih dapat mendukung aktivitas sehari-hari sekaligus menumbuhkan kesadaran untuk menjaga fasilitas yang digunakan bersama.
Sutik menilai, kepedulian masyarakat terhadap kebersihan perlu dibangun secara berkelanjutan. Dengan kebiasaan yang baik, menjaga lingkungan tidak hanya dilakukan ketika ada kegiatan gotong royong, tetapi menjadi bagian dari kehidupan sehari-hari.
“Kegiatan gotong royong juga dapat menjadi sarana untuk meningkatkan kebersamaan antarwarga. Melalui kegiatan tersebut, masyarakat dapat membersihkan lingkungan, merawat saluran air, dan memperhatikan kondisi fasilitas umum di sekitar permukiman,”tegasnya.
Di samping itu, pengelolaan sampah yang tepat perlu mendapat perhatian bersama. Pemilahan sampah sesuai jenisnya dan mengurangi penggunaan barang sekali pakai dapat menjadi langkah sederhana untuk membantu mengurangi jumlah sampah yang dihasilkan.
Dukungan pemerintah melalui penyediaan fasilitas kebersihan dan edukasi kepada masyarakat juga penting. Dengan fasilitas yang memadai serta informasi yang mudah dipahami, masyarakat diharapkan semakin terbiasa menerapkan pola hidup bersih.
Kesadaran menjaga lingkungan perlu terus ditanamkan kepada generasi muda. Melalui pendidikan dan contoh nyata, anak-anak serta remaja dapat memahami pentingnya kebersihan dan ikut berperan dalam menjaga lingkungan sejak dini.
“Budaya hidup bersih yang diterapkan secara bersama-sama diharapkan mampu meningkatkan kualitas lingkungan di Kalimantan Tengah. Lingkungan yang terawat dapat memberikan kenyamanan bagi masyarakat sekaligus mendukung terciptanya kehidupan yang lebih sehat,”tambahnya.
Sutik berharap kepedulian terhadap kebersihan terus diperkuat dan menjadi kebiasaan masyarakat. Dengan kerja sama antara pemerintah dan warga, budaya hidup bersih diharapkan dapat mendukung terwujudnya lingkungan Kalimantan Tengah yang lebih baik, sehat, dan nyaman. (Wid)
BeritaKalteng.Com Bersama Membangun Kalimantan Tengah