Palangka Raya, Beritakalteng.com – Sekretaris Komisi III DPRD Kalimantan Tengah, Bryan Iskandar, mendukung pengembangan industri rumah tangga untuk meningkatkan pendapatan warga. Pengembangan usaha skala rumahan dinilai memiliki potensi dalam memperkuat ekonomi keluarga sekaligus membuka peluang usaha bagi masyarakat.
Industri rumah tangga menjadi salah satu sektor yang dapat dikembangkan karena memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menjalankan usaha sesuai kemampuan dan potensi yang dimiliki.
“Dengan pengelolaan yang baik, usaha tersebut dapat menjadi sumber penghasilan tambahan bagi keluarga,”kata Bryan.
Pengembangan industri rumah tangga juga dapat mendorong masyarakat agar lebih kreatif dalam mengolah bahan baku menjadi produk yang memiliki nilai jual. Berbagai produk lokal berpeluang dipasarkan lebih luas apabila memiliki kualitas yang baik dan sesuai kebutuhan konsumen.
Selain meningkatkan pendapatan keluarga, industri rumah tangga berpotensi membuka lapangan kerja bagi masyarakat sekitar. Kegiatan produksi yang berkembang dapat memberikan kesempatan bagi warga untuk terlibat dalam proses pengolahan, pengemasan, hingga pemasaran produk.
“Nah, terhadap adanya dukungan terhadap pelaku usaha menjadi salah satu faktor penting dalam mengembangkan industri rumah tangga. Pembinaan dan pendampingan diharapkan dapat membantu masyarakat meningkatkan kemampuan mengelola usaha agar lebih terarah dan berkelanjutan,”ucapnya.
Peningkatan kualitas produk juga perlu menjadi perhatian para pelaku industri rumah tangga. Produk yang memiliki mutu baik, kemasan menarik, dan standar kebersihan yang terjaga akan lebih berpeluang menarik minat konsumen.
Selain kualitas, pemasaran menjadi bagian penting dalam meningkatkan perkembangan usaha. Pelaku industri rumah tangga dapat memanfaatkan media sosial dan platform digital untuk memperkenalkan produk serta menjangkau konsumen di luar lingkungan tempat tinggalnya.
Kemudahan memperoleh informasi mengenai pengelolaan usaha juga diperlukan agar masyarakat dapat mengembangkan bisnis secara lebih efektif.
“Pengetahuan mengenai pencatatan keuangan, pengaturan modal, dan perencanaan produksi dapat membantu menjaga keberlangsungan usaha,”tuturnya.
Ia mengatakan bahwa Industri rumah tangga juga dapat memanfaatkan potensi bahan baku lokal yang tersedia di lingkungan sekitar. Penggunaan bahan baku lokal dapat memberikan nilai tambah bagi hasil produksi masyarakat sekaligus mendukung perputaran ekonomi di daerah.
Di sisi lain, pelaku usaha perlu terus berinovasi agar produk yang dihasilkan mampu bersaing di tengah perkembangan pasar. Inovasi dapat dilakukan melalui pengembangan variasi produk, peningkatan kemasan, serta penyesuaian dengan kebutuhan konsumen, Rabu (21/10/2026).
“Peran pemerintah dan berbagai pihak terkait juga diperlukan untuk mendukung pertumbuhan industri rumah tangga. Kerja sama dalam pembinaan, pelatihan, dan perluasan akses pemasaran dapat membantu pelaku usaha meningkatkan kemampuan serta memperbesar peluang pengembangan bisnis,”tegasnya.
Pengembangan industri rumah tangga diharapkan dapat memberikan kesempatan yang lebih luas bagi masyarakat untuk memperoleh penghasilan secara mandiri. Dengan usaha yang dikelola secara konsisten, masyarakat dapat membangun sumber pendapatan yang berkelanjutan bagi keluarga.
“Dari beberapa industri rumah tangga yang berkembang dapat mendukung pertumbuhan ekonomi lokal melalui peningkatan aktivitas produksi dan perdagangan. Keberadaan usaha kecil di lingkungan masyarakat juga berpotensi memperkuat daya tahan ekonomi keluarga dalam menghadapi berbagai tantangan,”tambahnya.
Melalui dukungan terhadap pengembangan industri rumah tangga, diharapkan semakin banyak masyarakat Kalimantan Tengah yang mampu mengembangkan potensi usaha dan meningkatkan pendapatan. Upaya ini menjadi salah satu langkah untuk mendorong kemandirian ekonomi warga sekaligus memperkuat perekonomian daerah secara berkelanjutan. (Wid)
BeritaKalteng.Com Bersama Membangun Kalimantan Tengah