Palangka Raya, Beritakalteng.com – Ketua DPD Partai Golkar Provinsi Kalimantan Tengah, H. Edy Pratowo, menegaskan bahwa Musyawarah Daerah (Musda) XI DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya Tahun 2026 merupakan agenda organisasi yang memiliki peran sangat penting dalam menentukan arah kebijakan, kepemimpinan, serta program kerja Partai Golkar di tingkat Kota Palangka Raya untuk periode kepengurusan berikutnya.
Menurut Edy, Musda merupakan forum tertinggi Partai Golkar di tingkat daerah yang menjadi wadah seluruh unsur partai untuk melakukan evaluasi terhadap kepengurusan sebelumnya sekaligus menyusun langkah-langkah strategis dalam menghadapi berbagai tantangan politik, pembangunan daerah, serta dinamika masyarakat yang terus berkembang.
Ia menjelaskan, pelaksanaan Musda XI bukan hanya menjadi agenda pergantian kepemimpinan organisasi, tetapi juga menjadi momentum penting untuk memperkuat soliditas, mempererat kebersamaan, serta meningkatkan kekompakan seluruh kader Partai Golkar di Kota Palangka Raya.
“Melalui forum tersebut, seluruh peserta diberikan kesempatan menyampaikan pandangan, saran, maupun masukan demi kemajuan organisasi,”ucap Edy saat membacakan sambutan di Aquarius Boutique Hotel Lantai III.
Dalam Musda XI, terdapat sejumlah agenda penting yang dibahas, mulai dari penyampaian laporan pertanggungjawaban kepengurusan DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya periode sebelumnya, pembahasan program kerja organisasi, penyusunan rekomendasi strategis, hingga pemilihan Ketua DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya yang akan memimpin organisasi pada masa bakti selanjutnya.
“Forum juga membahas berbagai langkah konsolidasi organisasi agar seluruh jajaran partai, mulai dari tingkat kecamatan hingga kelurahan, semakin solid, terkoordinasi, dan siap menjalankan berbagai program partai secara efektif dalam melayani masyarakat,”jelasnya.
Edy menambahkan, Musda XI juga menjadi wadah untuk memperkuat komunikasi antara pengurus, kader, organisasi sayap partai, serta seluruh pemilik hak suara. Melalui semangat musyawarah untuk mufakat, setiap keputusan yang dihasilkan diharapkan benar-benar mencerminkan aspirasi bersama serta menjadi pedoman dalam menjalankan roda organisasi ke depan.
Di samping membahas persoalan internal partai, Musda XI juga menjadi momentum merumuskan strategi Partai Golkar dalam memberikan kontribusi nyata terhadap pembangunan Kota Palangka Raya. Berbagai isu strategis seperti peningkatan pelayanan publik, pembangunan infrastruktur, penguatan ekonomi masyarakat, pemberdayaan UMKM, peningkatan kualitas pendidikan, pelayanan kesehatan, hingga kesejahteraan masyarakat menjadi perhatian dalam penyusunan rekomendasi organisasi.
Ia berharap melalui penyelenggaraan Musda XI Tahun 2026 akan lahir kepemimpinan baru yang memiliki integritas, kemampuan manajerial, serta komitmen tinggi dalam membesarkan Partai Golkar.
“Bahkan adanya kepengurusan yang terbentuk nantinya diharapkan mampu menjaga persatuan kader, meningkatkan konsolidasi internal, memperkuat komunikasi dengan masyarakat, serta menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi pembangunan Kota Palangka Raya,”tuturnya.
Secara keseluruhan, Musyawarah Daerah XI DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya Tahun 2026 menjadi momentum strategis untuk melakukan evaluasi, regenerasi kepemimpinan, penyusunan program kerja, serta memperkuat komitmen seluruh kader dalam mewujudkan organisasi yang semakin solid, modern, responsif terhadap aspirasi masyarakat, dan mampu memberikan kontribusi positif bagi kemajuan Kota Palangka Raya di masa mendatang.

Sementara itu, Ketua DPD Partai Golkar Kota Palangka Raya, Fairid Naparin, mengatakan bahwa memasuki era demokrasi dan digital, Partai Golkar terus melakukan transformasi menjadi partai yang lebih terbuka, modern, dan adaptif terhadap perkembangan zaman.
Menurutnya, Golkar terus memperkuat tata kelola organisasi, memanfaatkan teknologi digital, meningkatkan partisipasi generasi muda, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan masyarakat.
Fairid menegaskan bahwa pelaksanaan Musda kali ini bukan sekadar agenda seremonial lima tahunan, melainkan momentum strategis untuk melakukan evaluasi, konsolidasi, sekaligus menyusun proyeksi langkah organisasi ke depan agar semakin kuat menghadapi berbagai tantangan.
“Ya, sebagai partai yang telah lama mengakar di tengah masyarakat, Partai Golkar harus terus hadir memberikan solusi nyata terhadap berbagai persoalan ekonomi maupun sosial yang dihadapi daerah. Oleh karena itu, seluruh kader diharapkan terus meningkatkan kualitas pengabdian kepada masyarakat,”ungkap Fairid.
Fairid juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh pengurus, kader, simpatisan, serta semua pihak yang telah bekerja keras membesarkan Partai Golkar selama masa kepengurusan 2020–2026.
“Ini juga capaian yang berhasil diraih merupakan hasil kerja kolektif, semangat kebersamaan, dan komitmen seluruh kader,”singkatnya.
Ia bersyukur karena kepercayaan masyarakat kepada Partai Golkar terus terjaga. Kepercayaan tersebut, lanjutnya, merupakan amanah yang harus dijawab dengan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat, memperkuat pengabdian, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi warga Kota Palangka Raya.
Fairid menegaskan bahwa kekuatan utama Partai Golkar terletak pada persatuan kader, disiplin organisasi, serta kerja nyata untuk rakyat.
“Karena itu, hasil Musda XI diharapkan mampu melahirkan kepemimpinan yang amanah, visioner, serta mampu membawa Partai Golkar Kota Palangka Raya semakin maju, semakin dicintai masyarakat, dan terus menjadi kekuatan politik yang memberikan karya terbaik bagi bangsa, daerah, dan masyarakat,”tambahnya.
Di akhir sambutannya, Fairid mengajak seluruh kader menjadikan Musda XI sebagai momentum memperkuat persatuan, mempererat soliditas organisasi, meningkatkan semangat kebersamaan, serta memperkokoh pengabdian kepada masyarakat, daerah, bangsa, dan negara. (Wid)
BeritaKalteng.Com Bersama Membangun Kalimantan Tengah