FOTO: Ketua Komisi III DPRD Kalteng, bidang pendidikan dan kesehatan, Duwel Rawing.

Pemenuhan Pendidikan dan Kesehatan Hak Dasar Masyarakat

FOTO: Ketua Komisi III DPRD Kalteng, bidang pendidikan dan kesehatan, Duwel Rawing.

Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA – Sarana dan Prasarana pendidikan dan kesehatan merupakan hak dasar masyarakat yang harus dipenuhi oleh Pemerintah Daerah.

Seperti yang disampaikan oleh Ketua Komisi III membidangi pendidikan dan kesehatan DPRD Kalteng Duwel Rawing mendorong pemerintah daerah menyiapkan sarana penunjang pendidikan dan kesehatan di tiap-tiap daerah.

“Saat ini masih ada desa yang belum ada listrik dan jaringan telekomunikasi salah satunya di beberapa desa di Kabupaten Katingan dan Gunung Mas. Kami mendorong pemerintah, PLN dan pihak telekomunikasi dapat bekerja sama menyiapkan hal itu hingga ke pelosok-pelosok desa,” legislator Fraksi PDI perjuangan Kalteng, Senin (17/5/2021)

Dijelaskanya kembali, Tentunya masyarakat memiliki hak untuk mendapatkan pendidikan dan kesehatan yang layak. Pemerintah dari tingkat pusat hingga daerah wajib menyiapkan sarana dan prasarana pendukung untuk itu. Kalau tidak masyarakat bisa menganggap pemerintah lalai melaksanakan kewajiban sehingga bisa di gugat. Karena pendidikan dan kesehatan adalah amanah UU.

Wakil rakyat asal pemilihan Kalteng I Palangka Raya, Kabupaten Katingan dan Gunung Mas ini menyarankan agar pemerintah dan pihak PLN dan Telkom bersinergis dan bekerjasama membangun jaringan tersebut.

“Pemeriah yang membangun tiang listrik dan tower, kemudian PLN dan PT. Telkom yang melanjutkan perlengkapan jaringan selanjutnya. Sehingga bisa lebih ringan dan mampu menjangkau masyarakat di pelosok,”katanya.

Menurut mantan Bupati Katingan ini bahwa pihak PLN dan Telkom juga memiliki tanggungjawab sosial, tidak semata-mata hanya mencari keuntungan semata

“PLN dan Telkom jangan hanya mengejar keuntungan semata dan lupa tanggungjawab sosial lainnya,”katanya.

Menurut Duwel, pembangunan merupakan tanggungjawab bersama segenap lapisan masyarakat, termasuk PLN dan PT. Telkom.

“Memang kalau di bangun jaringan listrik dan telekomunikasi butuh biaya besar, dan mereka menghitung rugi. Tapi perlu diingat bahwa mereka juga memiliki tanggungjawab sosial, agar pendidikan dan kesehatan saat pandemic virus korona saat ini, dua hal itu diharapkan bisa tetap berjalan dengan baik,”pungkasnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *