Ketua Panitia Natal Dr. Anastasia Gandeng, Sp.PA

Perayaan Natal Pegawai Kesehatan Kristen Perkuat Persaudaraan dan Semangat Pelayanan

Palangka Raya, Beritakalteng.com – Ketua Panitia, Dr. Anastasia Gandeng, Sp.PA, menyampaikan bahwa perayaan Natal ini merupakan wujud persaudaraan dan pembinaan iman bagi pegawai Kristen di lingkungan Dinas Kesehatan. Kegiatan ini melibatkan partisipasi tenaga dan pemikiran dari warga Kristiani, insan kesehatan, serta memberikan kontribusi nyata bagi lingkungan kerja dan pelaksanaan tugas dinas kesehatan.

“Ya, para pegawai Kristen di lingkungan Dinas Kesehatan berasal dari berbagai latar belakang pendidikan dan profesi kesehatan. Meski memiliki perbedaan, seluruh peserta tetap berada dalam satu persekutuan sebagai keluarga besar Kristen yang menjunjung kebersamaan,”ucap Anastasia saat diwawancarai oleh awak media di Gedung Serba Guna IAKN.

Anastasia menegaskan bahwa persekutuan ini bersifat lintas denominasi gereja. Meskipun berasal dari gereja yang berbeda-beda, seluruh peserta tetap berada dalam satu inti kesatuan dan kekeluargaan sebagai keluarga besar Kristen, Minggu (14/12/2025).

Melalui perayaan Natal ini, ia berharap seluruh peserta senantiasa dipenuhi sukacita dan semangat. Sukacita tersebut diharapkan mampu memotivasi saudara-saudara di jajaran Dinas Kesehatan untuk terus meningkatkan kinerja dalam melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya,”katanya.

Ia juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah terlibat dan berpartisipasi aktif dalam kegiatan ini. Menurutnya, kebersamaan yang terbangun menjadi kekuatan besar dalam mendukung pelayanan kesehatan kepada masyarakat.

Lebih lanjut, ia juga menanggapi bahwa Tema Natal yang diangkat dalam perayaan ini adalah Allah Hadir untuk Menyelamatkan Keluarga. Tema tersebut mengandung pesan bahwa hati yang melayani dan jiwa yang diselamatkan dimulai dari keluarga.

“Dalam konteks Kalimantan Tengah, tema ini diharapkan mampu mewujudkan kehidupan keluarga yang kuat dan harmonis. Keluarga yang kuat dipanggil untuk menjadi berkat dan mewujudkan kasih Allah yang indah di tengah masyarakat,”terangnya.

Ia menekankan bahwa tema dan subtema Natal ini menjadi sumber inspirasi dan semangat bagi seluruh pegawai, khususnya perempuan, dalam menjalankan tugas pengabdian di tengah keluarga, masyarakat, bangsa, dan negara.

                                                 

Ia mengajak seluruh peserta untuk mewujudkan makna kemuliaan Tuhan melalui hati dan pikiran, serta menghubungkannya dengan kehidupan keseharian dalam bekerja dan melayani.

Sementara itu, dalam tugas sebagai tenaga kesehatan, setiap pegawai diharapkan selalu membawa misi kasih dan persahabatan. Sikap profesional harus terus dikembangkan dengan tetap menjunjung tinggi nilai kemanusiaan dalam melayani masyarakat.

Selain itu, ia mengingatkan agar setiap tenaga kesehatan mampu memanfaatkan kemampuan dan keahlian yang dimiliki secara maksimal, tanpa menjadikan kemurahan hati sebagai alasan untuk mengabaikan profesionalisme.

“Apabila seseorang mampu memaknai arti damai dan kasih serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari, maka kehadiran Allah beserta berkat-Nya akan nyata dalam kehidupan pribadi maupun pekerjaan,”lebih jelasnya.

Melalui ibadah dan perayaan Natal ini, diharapkan persaudaraan antarpegawai Kristen di lingkungan kesehatan semakin kuat. Kegiatan ini juga menjadi sarana mempererat hubungan dengan para pembina dan pimpinan.

Perayaan Natal ini diharapkan mampu menambah semangat kerja serta mendorong setiap pegawai memberikan karya terbaik sesuai dengan talenta dan kompetensi masing-masing.

“Pada akhirnya, Natal menjadi pengingat pentingnya menghargai perbedaan, menjaga persatuan, serta merawat kesatuan tubuh, pikiran, dan jiwa dalam kehidupan bersama, baik di lingkungan kerja maupun dalam masyarakat luas,”pungkasnya. (Wid)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *