BeritaKalteng.com, BUNTOK – Dinas Ketahaan Pangan dan Pertanian (DKPP) Kabupaten Barito Selatan terus memperkuat upaya pencegahan penyakit hewan menular dengan mengintensifkan program vaksinasi rabies sepanjang tahun 2026.
Salah satu fokus utama DKPP Barsel adalah instensif vaksinasi rabies yang dinilai bersifat strategis karena berpotensi menular ke manusia.
Diterangkan oleh Kepala DKPP Barsel, Ida Safitri vaksinasi ini dilakukan di bulan Mei dan Juni saat puncak musim perkawinan hewan.
Vaksinasi rabies tersebut akan dilaksanakan di sejumlah tempat, dimulai dari Desa Rampamea, Kecamatan Dusun Utara, serta di Desa Kalahien dan Kelurahan Jelapat, Kecamatan Dusun Selatan dan juga di beberapa titik yang pernah terjadi kasus gigitan.
“Dalam hal ini, kita mengedukasi kepada masyarakat bagaimana nanti melakukan tindakan repentif supaya tidak terjadi penyakit rabies atau penyakit anjing gila,” tuturnya di Kantornya, Senin (4/5/2026).
Tim vaksinasi dari bidang Peternakan dan Kesehatan Hewan (PKH) didampingi oleh dokter hewan juga akan memberikan edukasi kepada masyarakat untuk memiliki kesadaran melakukan vaksin kepada hewan peliharaan.
“Untuk tahun ini target vaksinasi rabies kita adalah 100 ekor,” bebernya.
Dia meminta agar masyarakat jangan khawatir, apabila ada hewan peliharaan yang mengalami sakit atau bahkan kematian setelah vaksin, karena jelas dia lagi, hal tersebut bukan akibat dampak vaksinasi, melainkan adanya penyakit yang diidap oleh hewan yang divaksin.
“Kita mengimbau kepada masyarakat yang menjadi sasaran vaksin agar aktif melakukan vaksinasi hewan peliharaan mereka,” pesan Ida mengakhiri.
BeritaKalteng.Com Bersama Membangun Kalimantan Tengah