FOTO :

Pengurus YPLP PGRI Provinsi Kalteng Masa Bakti 2022-2026 Resmi Dilantik

FOTO : Ketua PGRI Kalteng Prof.Dr.H. Suriansyah Murhaini, SH, MH (tengah) Ketika foto bersama pengurus YPLP PGRI Kalteng Masa Bakti 2022-2026

 

BERITAKALTENG.COM, Palangkaraya – Saat ini penyelenggara pendidikan dihadapkan dengan sejumlah tantangan berat. Diantaranya adanya tuntutan era otonomi dimana pelayanan pendidikan PAUD, Non Formal, Dasar dan Menengah menjadi tanggung jawab Pemerintah Daerah Provinsi dan Kabupaten/Kota.

Adanya otonomi tersebut menuntut agar mutu dan akses pelayanan pendidikan kepada masyarakat semakin lebih baik yang sesuai dengan kebutuhan dan keunggulan lokal, nasional dan internasional.

Seperti yang disampaikan oleh Ketua Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Provinsi Kalteng, Prof.Dr.H. Suriansyah Murhaini, SH, MH bahwa disadari tugas yang diamanatkan kepada pengurus pewakilan Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan (YPLP) Kalteng kedepan cukup berat tapi mulia.

“namun saya yakin, tugas tersebut akan dijalankan dengan penuh rasa tanggung jawab, dan YPLP Kalteng bisa berhasil membawa pendidikan PGRI kedepan lebih baik dan lebih berkualitas,” kata Prof.H. Suriansyah ketika memberikan sambutan pada kegiatan pelantikan pengurus YPLP Kalteng Masa Bakti 2022-2026, Selasa (22/11/2022).

Guru Besar yang juga menjabat sebagai Dekan Fakultas Hukum Universitas Palangka Raya ini juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada pengurus YPLP PGRI masa bakti 2015-2020 yang sudah menjalankan tugas dan tanggung jawabnya selama ini.

Era pandemi covid-19 yang masih belum berakhir juga menjadi salah satu tantangan. Terjaminya kemanan dan keselamatan peserta didik dan para guru menjadi tolak ukur dalam pelayanan pendidikan yang diberikan oleh penyelenggara pendidikan.

“oleh sebab itu, pembelajaran harus direncanakan dan dilaksanakan lebih inovatif dan kreatif dengan membangun sinergitas lebih baik lagi kepada para pemangku kepentingan baik orang tua, masyarakat pendidikan dan Pemerintah Daerah,” beber Ketua Kerukunan Keluarga Bakumpai Kalteng ini.

Melalui proses pembelajaran sesuai kebutuhan lulusan saat ini berbasis digital, serta memperkuat kompetensi komunikasi, kolaborasi, berfikir kritis, kreatif, serta memperkuat karakter dengan profil pelajar pancasila, serta penguatan budaya literasi diharapkan mampu menjawab tantangan Kemajuan teknologi informasi yang sangat pesat saat ini.

Dirinya berharap agar pengurus YPLP PGRI Kalteng yang baru dilantik mampu menjawab tantangan tersebut, baik dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya membina, mengawasi, dan mengendalikan proses pembelajaran di satuan pendidikan PGRI di Kalteng.

“Segera konsolidasikan dan evaluasi program kerja YPLP Kalteng, juga keberadaan Perwakilan YPLP Kabupaten dan Kota untuk pembinaan pendidikan Usia Dini dan Pendidikan Dasar,” katanya lebih dalam lagi.

Ditempat yang sama, Ketua YPLP Kalteng Masa Bakti 2022-2026, Dr.H.Slamet Winaryo,S.Pd, M.S.i menyampaikan, pengurus akan focus pada 3 prioritas pembinaan pendidikan. yakni peningkatan tata kelola penyelenggaran pendidikan, peningkatan budaya mutu di satuan pendidikan, dan peningkatan akses pelayanan pendidikan bagi masyarakat.

“Insya Allah dalam waktu dekat ini kami akan melaporkan kondisi pendidikan PGRI di Kalimantan Tengah sekaligus mencari solusi terbaik dalam mengembangkan dan meningkatkan pelayanan pendidikan pada satuan pendidikan PGRI,” kata Slamet.

Sekedar diketahu, Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus YPLP Kalteng Masa Bakti 2022-2026 yakni Ketua YPLP Kalteng Dr.H.Slamet Winaryo,S.Pd, M.S.i. Wakil Ketua, M.Karso,SPd,MPd, Sekretaris, Kukuh Wurdianto,SPd,M.Pd, Bendahara, Saraini Novia Savarini,S.Sos, M,Hum, Anggota Poppy Meka, SPd,MPd. Lely Yusvita, SPd,MPd, dan Jambi, SPd,MPd. dilakukan secara langsung oleh Ketua Umum PB PGRI Ibu Prof.Dr.Unifah Rosyidi,MPd melalui media daring.

Dalam Sambutanya, Ketua Umum PB PGRI Ibu Prof.Dr.Unifah Rosyidi,MPd menyampaikan bahwa bagaimana rasa ihklas serta dengan tata kelola yang baik bisa menghasilkan lembaga pendidikan yang baik.

“Saya mengajak kepada Pengurus YPLP Kalteng mulai mengidentifikasi dengan cara melihat dari potensi unggulan yang ada sehingga dapat dijadikan sebagai brand smart. Saya menaruh harapan kepada Pak Slamet dan Prof. Suriansyah untuk melakukan tiga hal, penataan administrasi, akademik dan kecakapan,” tutup Prof. Unifah.(a2)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *