Foto :

Sebanyak 146 Calon Mahasiswa Fakultas Kedokteran UPR Ikuti Tes Psikologi

Foto : Ketua Pusat Asesmen Center FISIP UPR, Bhayu Rhama, ST,MBA,Ph.D bersama dr. Donna Novina Kahanjak, M. Biomed sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik dan beberapa psikolog UPR.

Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA – Pusat Pelayanan Asesmen Kompetensi dan Pengembangan Karir (PPAKPK) Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Palangka Raya (FISIP-UPR) bekerja sama dengan Fakultas Kedokteran UPR melakukan asesmen calon mahasiswa dari Fakultas Kedokteran UPR, Rabu (20/7/2022).

Tahapan asesmen ini merupakan salah satu persyaratan tambahan yang wajib diikuti oleh calon mahasiswa Fakultas Kedokteran UPR, selain mengikuti tahapan seleksi masuk perguruan tinggi dari setiap jalur, baik jalur Seleksi Nasional Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SNMPTN), Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN), dan Seleksi Mandiri Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SMMPTN).

Ketua Pusat Asesmen Center FISIP UPR, Bhayu Rhama, ST,MBA,Ph.D ketika diwawancarai menyampaikan bahwa sebanyak 146 mahasiswa baru dari Fakultas Kedokteran UPR mengikuti kegiatan asesmen berupa seleksi tes psikologi dimana tes psikologi diselenggarakan dalam dua gelombang.

“Gelombang pertama diikuti sebanyak 110 orang dan gelombang kedua pada hari ini di ikuti sebanyak 36 orang. Sehingga total calon mahasiswa baru yang mengikuti tes psikologi sampai dengan hari ini sebanyak 146 orang, “kata Bhayu.

Asesor nasional di Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN–PT) ini kembali menyampaikan, pada umumnya mahasiswa baru fakultas di bidang eksakta maupun non-eksakta hanya ditentukan melalui ujian seleksi masuk perguruan tinggi, terkecuali di Fakultas Kedokteran yang harus mengikuti seleksi tambahan yakni tes psikologi.

Sejak didirikannya PPAKPK atau Assessmen Center UPR akhir Tahun 2018 lalu atas harapan Rektor UPR Dr. Andrie Elia, SE., M.Si supaya akademisi juga terlibat aktif dalam masyarakat, maka pelaksanaan asesmen tidak hanya dilakukan di internal kampus saja, tetapi sudah dilakukan di berbagai instansi atau lembaga baik ditingkat Provinsi, Kabupaten dan Kota di wilayah Kalimantan Tengah.

“kerjasama dengan Fakulas Kedokteran ini adalah yang kedua kalinya kita laksanakan. Hasil dari pelaksanaan seleksi ini nantinya akan menjadi sebuah rekomendasi apakah mahasiwa yang bersangkutan lebih cenderung kepada jurusan eksakta, non-eksakta atau seimbang, dan ini akan kita sampaikan kepada panitia penerimaan mahasiswa baru,” bebernya lebih dalam.

Untuk mengetahui hasil tes psikologi dari masing-masing peserta, tim psikolog membutuhkan lebih kurang 1 minggu untuk menyusun profil mahasiswa.

Kegiatan ini juga menjadi sebuah kolaborasi bersama civitas akademika di UPR yang melibatkan FISIP UPR diantaranya Bhayu Rhama ST,MBA, Ph.D dan Ferry Setiawan,SH,MSP dalam hal sertifikasi Assessmen Center.

Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan UPR yang melibatkan para psikolog yaitu Rusmaladewi, M,Psi, Psikolog; Rayne Praticia, M,Psi, Psikolog; Elisabeth Fransisca Saragih Sitio, M,Psi, Psikolog; Cahaya Afriani Napitupulu, M,Psi, Psikolog; dan Wahyuni Christiany Martono, M,Psi, Psikolog.

Tentunya Fakultas Kedokteran UPR yang hadir memantau kegiatan diwakili oleh dr. Donna Novina Kahanjak, M. Biomed sebagai Wakil Dekan Bidang Akademik.

Dekan Fakultas Kedokteran UPR Prof. Dr. dr. Syamsul Arifin melalui dr. Donna Novina Kahanjak, M. Biomed diwawancarai menyampaikan harapan bahwa kolaborasi kegiatan tes psikologi dengan FISIP UPR yang dipimpin oleh Prof Drs. Kumpiady Widen, MA, Ph.D dapat berjalan dengan lancar sebagai salah satu proses input untuk mencetak dan menghadirkan tenaga kesehatan yang unggul di Kalimantan Tengah.(a2)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *