Dilanda Banjir, Aktivitas PTM Terbatas SDN 3 Sampit Disetop

FOTO : Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Sampit nampak terendam banjir.

BERITAKALTENG.com – SAMPIT – Sekolah Dasar Negeri (SDN) 3 Sampit terpaksa menghentikan sementara Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas yang baru saja mulai dilaksanakan. Pasalnya, sekolah yang berada di Sampit itu terendam banjir.

“Biasanya kalau kondisi begini langsung dipulangkan, sebab membahayakan peserta didik,” kata plt Kepala SDN 3 Sawahan, Achmad Robita Ebit, Selasa 7 September.

Robita menjelaskan, sekolah tersebut sedang melaksanakan PTM terbatas. Namun karena banjir, pembelajaran tatap muka dihentikan sementara. Pihak sekolah pun telah mengumumkan bagi peserta didik, tapi masih ada sejumlah murid yang hadir.

“Ada beberapa murid yang hadir padahal sudah kami umumkan lewat grup WhatsApp,” katanya.

Dijelaskannya, sekolah ini terletak di jantung Kota Sampit, tepatnya sekitar 500 meter ke arah Timur dari kantor Kelurahan Sawahan. Letak sekolah yang berada di pinggir sungai membuatnya rawan banjir. Apalagi air pasang berbarengan dengan hujan deras. Kondisi banjir ini, menurut Robita akan berlangsung beberapa hari. Selanjutnya, barulah perlahan surut.

“Ketika aliran sungai menerima kiriman air dari hulu dan tidak mampu menampung, maka sekolah akan tergenang dan genangan banjir. Ini bisa surut setelah beberapa hari kemudian meskipun tidak terjadi hujan,” katanya.

Hal ini diperparah dengan rendahnya dataran tanah di sekitar sekolah, sementara lingkungan sekeliling lebih tinggi. Sehingga hujan sebentar saja maka akan langsung terjadi genangan.

“Tanahnya terlalu rendah, perlu ditimbun. Sebab area sekitar enggak banjir selain di sekolah. Makanya hujan sehari saja langsung begini keadaannya Tinggi air melebih lutut orang dewasa, beberapa sentimeter lagi masuk ruangan,” pungkasnya. (arl/aga)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: