
Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA – Wujud keseriusan Pemerintah Pusat yang berkeinginan melibatkan secara langsung pihak Universitas Palangka Raya (UPR) dalam mensukseskan program ketahanan pangan nasional (food estate).
Rektor UPR, Dr. Andrie Elia, SE,MSi secara khusus diundang oleh Kementerian Koordinator Bidang Kemaritiman Dan Investasi Republik Indonesia dalam agenda rapat koordinasi (Rakor) yang dilakukan secara online, kamis (8/4/2021).
Kegiatan rapat koordinasi tersebut juga merupakan tindak lanjut dari insteuksi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Republik Indonesia Luhut Binsar Pandjaitan dalam kunjungan ketika berkunjung ke kawasan food estate selasa 6 April 2021 kemarin di Kabupaten Pulang Pisau.
Baca juga : UPR Siap Dukung dan Sukseskan Program Food Estate
Dimana ketika itu, Luhut Binsar Pandjaitan berkeinginan agar UPR diminta berperan aktif apalagi sebagai Penguruan Tinggi negeri di Kalimantan Tengah yang tentunya memiliki sumberdaya manusia yang cukup untuk mendukung program tersebut.
“UPR siap mendukung program Food Estate di Kalimantan Tengah, dan bersedia untuk mengimplementasikan Grand design yang dirancang oleh pemerintah pusat,” kata Andrie Elia.
Ia menjelaskan, sebelum pandemi Covid-19 melanda Indonesia dan program food estate belum ditetapkan oleh Presiden di Kalimantan Tengah.
UPR ketika itu sudah memiliki lahan pertanian percontohan di lahan gambut yakni Kawasan Pertanian Terpadu Peat Techno Park (PTP) dengan luasan 35 HA.
Dengan keberadaan lahan pertanian percontohan di lahan gambut tersebut, UPR bercita-cita kedepan PTP akan mampu memenuhi kebutuhan pangan terutama di lingkungan UPR dan bahkan masyarakat Kalteng secara umum.
“kita juga sudah mempersiapkan petani-petani milenial yang diarahkan untuk mensukseskan program food estate, sihingga cita-cita Kalimantan Tengah sebagai lumbung pangan nasional dan dunia dapat terealisasi,” tutupnya.(a2)
BeritaKalteng.Com Bersama Membangun Kalimantan Tengah