DPRD Barsel Dukung Polres Proses Dugaan Korupsi Alkes di RSJS

Foto : H. Zainal Khairuddin

Beritakalteng.com, BUNTOK – DPRD Kabupaten Barito Selatan mendukung penuh upaya jajaran Polres setempat, dalam upaya melakukan proses hukum atas adanya dugaan tindak pidana korupsi dana pengadaan alat kesehatan (Alkes) di RSUD Jaraga Sasameh (RSJS) Buntok Tahun 2018 senilai Rp10,7 milyar.

Dukungan tersebut, disampaikan langsung oleh ketua Komisi III DPRD Barsel, H. Zainal Khairuddin.

Melalui pesan singkatnya kepada awak media, Minggu (28/3/2021), politisi PPP ini mengatakan bahwa RSJS merupakan sektor vital bagi pelayanan terhadap masyarakat, maka adalah wajib bagi semua pihak berperan serta menjaga dan memeliharanya.

“Kami sangat mendukung dan mengapresiasi pihak polres barsel untuk mengungkap dugaan korupsi alkes di RSJS,” dukungnya.

“Kita semua tahu bahwa Rsjs merupakan RS kebanggaan kita Barsel, tempat layanan umum paling vital, sangat disayangkan kalau ada oknum yang melakukan korupsi di lembaga itu,” sesal dia.

“Seyogianya semua pihak harus menjaga dan memelihara agar pelayanan kepada masyarakat benar-benar prima,” tukas Zainal menambahkan.

Selanjutnya, Zainal juga mendorong agar persoalan utang piutang, alat cuci darah (Hemodialisa) dan Jasa Pelayanan (Jaspel) di RSJS bisa segera terungkap.

Sebab, hal ini, dikatakan dia lagi, berpengaruh cukup buruk bagi kualitas pelayanan terhadap masyarakat, apabila tidak segera diselesaikan.

“Kami juga mengharapkan untuk masalah utang RSJS sebanyak Rp13,3 M, dalam waktu dekat ini harus sudah ada titik terangnya, termasuk jasa pelayanan (jaspel) yang sampai saat ini belum diterima oleh para nakes, padahal itu merupakan haknya mereka sebagai garda terdepan dalam pelayanan kesehatan,” dorong Zainal.

“Begitu juga masalah Cuci darah yg sampai saat ini belum bisa melayani pasien secara maksimal, karena bnyaknya utang pihak RS terhdap vendor, sehingga pasien banyak yang dirujuk ke RS DS Palangka Raya,” timpal dia.

“Kasihan warga kita yang membutuhkan harus berangkat jauh ke Palangka Raya untuk menyambung nyawa. Apalagi bagi warga kita yg kurang mampu, itu merupakan beban berat bagi mereka,” imbuhnya menambahkan.

Ia menegaskan, perlu pengawalan melekat terhadap RSJS oleh semua pihak termasuk seluruh anggota legislator, agar pelayanan RS kebanggan warga Barsel tersebut benar-benar memuaskan.

“Saya optimis dengan kepemimpinan dr. Norman Wahyu akan membawa perubahan yang lebih baik sesuai harapan masyarakat barsel,” optimis Zainal.

Tidak lupa, ia juga berharap, kepada lembaga penegak hukum, khususnya yang menangani tindak pidana korupsi, untuk terus konsisten melakukan pengawasan terhadap semua instansi yang ada di Barsel.

“Kami harapkan (penegak hukum) agar selalu mengawasi semua instansi yg menggunakan uang rakyat, agar pembangunan di Bumi Dahani Dahanai Tuntung Tulus ini, benar-benar berkualitas dan bisa dinikmati oleh masyarakat,” harapnya.(Sebastian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: