Tenggelam : RFS (1) warga Kota Buntok, Barsel ditemukan tewas tenggelam di selokan yang tengah banjir, di Jalan A. Gani Gandrung (Buntok - Asam), Buntok - Palangka Raya, Sabtu (9/5/2020).

Banjir di Barsel Telan Korban Jiwa Lagi, Kali Ini Bayi Usia Satu Tahun

Tenggelam : RAS (1) warga Kota Buntok, Barsel ditemukan tewas tenggelam di selokan yang tengah banjir, di Jalan A. Gani Gandrung (Buntok – Asam), Buntok – Palangka Raya, Sabtu (9/5/2020).

Beritakalteng.com, BUNTOK – Hanya selang satu hari setelah kejadian nahas yang menimpa Fitri Imam Santoso (22), banjir di Buntok, Kecamatan Dusun Selatan, Kabupaten Barito Selatan, lagi-lagi menelan korban jiwa, kali ini RAS (1) harus kehilangan nyawanya di dalam selokan jalan yang sedang kebanjiran.

Peristiwa tragis itu, terjadi sekitar pukul 16.00 WIB, di Jalan A. Gani Gandrung (Jalan Negara Buntok-Asam), Buntok – Palangka Raya, Buntok Kota, Kecamatan Dusun Selatan, Barsel, Sabtu (9/5/2020).

Diterangkan oleh Kapolres Barsel AKBP Devy Firmansyah, SIK melalui Kapolsek Dusun Selatan, Ipda Ahmad Wira Wisudawan, untuk kronologis sendiri sebagaimana diceritakan oleh saksi, bahwa kejadian bermula saat ibu kandung korban yakni Si, membawa korban berkunjung kerumah orang tua Ra di Jalan A. Gani Gandrung.

Pada saat itu, karena hendak mengambil gawai (handpone) miliknya di dalam rumah orang tua Ra, Si selaku ibu korban meninggalkan anaknya tersebut yang sedang bermain di teras rumah sendirian.

Sesaat kemudian, ketika ia kembali dari dalam rumah, Si kaget karena tidak menemukan anaknya itu lagi di teras rumah.

“Kemudian setelah dilakukan pencarian, korban ditemukan di samping di dekat semak-semak dan dalam keadaan tidak bernyawa lagi,” ungkap Wira.

Tidak berselang lama kemudian, atau tepatnya sekitar pukul 17.00 WIB, saksi menghubungi pihak Kepolisian setempat.

Setelah melakukan evakuasi dan koordinasi, jenazah kemudian dibawa ke rumah duka di Buntok, dan rencananya akan dimakamkan besok, Minggu (10/5/2020).

“Kita imbau kepada para orang tua, agar selalu waspada terhadap anak-anak mereka, terutama yang masih berusia dini dan tidak bisa berenang. Apalagi di musim banjir seperti ini, agar kejadian nahas seperti ini tidak terulang lagi,” imbau Kapolsek.

Sementara itu, sebelumnya di jagat maya digegerkan oleh beredarnya video kejadian nahas itu, di grup-grup facebook maupun whatsapp. Dalam beberapa postingan video, diterangkan bahwa peristiwa itu, merupakan kejadian di Kota Buntok, Barsel.

Dalam video yang berdurasi sekitar 30 detik tersebut, terlihat seorang ibu-ibu bersama beberapa orang warga lainnya, tengah berusaha melakukan pertolongan terhadap seorang bayi yang diduga baru saja diselamatkan dari dalam selokan.

Nampak juga ada seorang ibu yang diduga adalah ibu kandung bayi laki-laki itu, tengah menangis histeris melihat kondisi dari si anak, yang meskipun telah beberapa kali tubuhnya digoyang-goyangkan oleh banyak orang, tetap saja tidak bergeming.

Sontak, video tersebut membuat geger dan menjadi bahan pembahasan warganet, terutama bagi mereka yang memang berdomisili di Barsel.(Sebastian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *