Satu PDP Covid-19 Asal Barsel Dinyatakan Negatif, ODP Jadi 29

Foto : Humas RSJS Buntok Halidah, saat menunjukan fasilitas ruang isolasi yang tersedia di Rumah Sakit setempat.

Beritakalteng.com, BUNTOK – Berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Barito Selatan yang dirilis oleh pihak Humas RSUD Jaraga Sasameh (RSJS) Buntok, Sabtu (28/3/2020), satu orang Pasien Dalam Pemantauan (PDP) suspect Corona (Covid-19) asal Bumi Batuah tersebut dinyatakan negatif.

Namun jumlah tersebut dijelaskan oleh Humas RSJS Halidah, tidak mengurangi jumlah PDP asal Barsel, karena ada satu orang PDP baru yang dirujuk oleh pihaknya ke RSUD Doris Sylvanus (RSDS) Palangka Raya pada Jumat (27/3/2020).

“PDP yang pertama kita rujuk dulu, berdasarkan hasil swab dinyatakan negatif Covid-19. Sekarang statusnya jadi Orang Dalam Pemantauan (ODP) dan sudah dikembalikan oleh pihak RSDS,” terangnya.

Dengan berubahnya status satu orang PDP jadi ODP, lanjutnya, kini jumlah ODP di Kabupaten bersemboyan Dahani Dahanai Tuntung Tulus itu bertambah jadi 29 orang, sedangkan PDP masih tetap dua orang.

Dengan semakin meningkatnya jumlah ODP dan PDP penyakit yang disebabkan oleh Sars Cov 2 itu di Barsel, ditekankan oleh Halidah, sudah semestinya masyarakat semakin peduli dengan situasi yang ada, sebagai usaha memutus mata rantai penyebaran wabah tersebut.

Ia mengingatkan kepada seluruh warga Barsel, terutama di Kota Buntok, untuk sementara waktu lebih baik berdiam diri di rumah masing-masing, dan kalaupun terpaksa harus keluar rumah karena urusan mendesak, agar masing-masing individu berusaha sebaiknya menjaga jarak dengan orang lain.

“Bagi warga Barsel ikuti anjuran pemerintah, untuk menerapkan social distancing kalaupun tidak ada urusan yang mendesak, jangan dulu keluar rumah!” ingatkannya.(Sebastian)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: