DPRD Provinsi Dorong Pemprov Kalteng Bangun RS Tipe A

Foto : Anggota DPRD Kalteng Komisi III, Kuwu Senilawati ketika diwawancarai awak media belum Lama ini. 

Beritakalteng.com, PALANGKA RAYA- Anggota Komisi III DPRD Kalteng Kuwu Senilawati mengapresiasi upaya pemerintah provinsi (Pemprov) Kalteng bersama tim dari bappenas, dalam upaya meningkatkan rumah sakit (RS) dr Doris Sylvanus menjadi tipe A. Dimana, peningkatan tipe rumah sakit ini juga disertai dengan berbagai peningkatan sarana prasarana (Sapras) dan peningkatan peralatan medis rumah sakit tersebut.

Bahkan, kabarnya RS dr Doris Sylvanus, yang akan ditingkatkan ini, akan berpindah lokasi dari lokasi semula, ke lokasi baru yang memiliki luasan sekitar 20 ha. Hal ini, sebagaimana disampaikan oleh tim bappenas bersama Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah (Pemprov Kalteng), saat melakukan ekspose paparan terkait upaya pemerintah dalam peningkatan RS dr Doris Sylvanus menjadi tipe A, ke kalangan anggota DPRD Kalteng.

Kuwu mengatakan, pada prinsipnya kalangan anggota DPRD Kalteng sangat mengapresiasi hal ini. Sebab, dengan peningkatan tipe rumah sakit itu juga disertai dengan peningkatan berbagai sapras penunjangnya. Sehingga, diharapkan pelayanan kesehatan akan semakin bervariasi dan semakin lengkap.

“Dalam proses pembangunannya kedepan, itu sepenuhnya dilakukan oleh pihak ketiga, jadi nanti ada pihak ketiga yang akan berinvestasi,  dan kita membayar dengan cara mencicil,” Ucap Politisi Partai Gerindra Kalteng tersebut, minggu (08/03).

Pembangunan akan dilakukan melalui proses lelang terbuka, lanjut Kuwu mengatakan, pembangunan direncanakan menelan anggaran sekitar Rp. 1 triliun, dan itu dilakukan oleh pihak ketiga yang tergabung kedalam konsorsium, dan selanjutnya pemerintah akan mencicil selama 15 tahun, dengan besaran cicilan sebesar Rp. 172 miliar per tahun.

“Untuk lokasi persisnya, masih belum bisa diungkapkan ke publik, namun yang pasti lokasi lahan tersebut sudah clearing. Atau, lokasi tersebut merupakan lahan milik pemerintah daerah,” Timpal Kuwu menambahkan.

Kembali Kuwu mengatakan, sebenarnya luas lahan yang tersedia ada sekitar 50 hektar, namun luas lahan yang dibutuhkan untuk membangun bangunan inti, hanya sekitar 20 ha saja. Sedangkan, 30 ha akan digunakan untuk membangun sejumlah fasilitas penunjang rumah sakit tersebut.

Dengan dibangunnya RS dr Doris Sylvanus di lokasi yang baru, maka diharapkan Kalteng dapat menjadi satu tempat tujuan travel medicine. Karena, selama ini ketika orang Indonesia ingin berobat, dengan berbagai penyakit tertentu, selalu memilih ke luar negeri, seperti ke Penang, Malaysia.

“Sementara, untuk bangunan rumah sakit yang ada sebelumnya, itu akan menjadi tempat rumah sakit pendidikan. Kita sangat berharap, apa yang menjadi rencana pemerintah daerah untuk meningkatkan tipe RS dr Doris Sylvanus dapat segera terealisasikan, dan pada prinsipnya kalangan anggota DPRD sangat mendukung akan hal tersebut,” Tutupnya.(YS)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

%d blogger menyukai ini: