Beritakalteng.com – Tamiang Layang – Program pembangunan dan rehabilitasi jaringan irigasi yang digagas Bupati Barito Timur M. Yamin, membawa dampak nyata bagi petani. Salah satunya, kemudahan air untuk mengairi sawah, dan meningkatkannya hasil panen di berbagai Kecamatan.
“Alhamdulillah, pemerintah daerah mendapatkan usulan perluasan jaringan irigasi pengairan Bendungan Karau senilai Rp. 38 miliar, yang direalisasikan pada tahun 2027,” kata Bupati, Rabu (4/11/2026).
Dalam pertemuan bersama Kepala BWS Kalimantan III, Dr. Ir. Sandi Eriyanto bersama sejumlah pejabat terkait membahas sejumlah agenda penting diantaranya perkembangan usulan kegiatan bidang sumberdaya air untuk Kabupaten Barito Timur melalui BWS Kalimantan III, Direktorat Jenderal Sumber Daya Air, Kementerian Pekerjaan Umum.
“Salah satu fokus terpenting adalah perluasan jaringan irigasi tersier pada wilayah layanan pengairan Bendungan Karau,” katanya.
Bupati Barito Timur, M. Yamin menyampaikan ucapan terima kasih banyak kepada BWS Kalimantan III atas dukungan dan persetujuan terhadap usulan pembangunan tersebut.
Dengan adanya program ini menjadi langkah penting dalam memperkuat sektor pertanian sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat Barito Timur.
“Pemerintah berharap masyarakat, khusunya para petani di sekitar Bendung Karau, dapat memanfaatkan jaringan irigasi tersebut dengan sebaik-baiknya. Pengelolaan yang optimal diharapkan mampu mendukung ketersediaan air bagi lahan pertanian, meningkatkan produktivitas hasil panen, memperkuat ketahanan pangan, serta mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat,” pungkasnya. (ags)
BeritaKalteng.Com Bersama Membangun Kalimantan Tengah